HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI DENGAN PERSEPSI PETANI PADI TERHADAP KREDIT KETAHANAN PANGAN DAN ENERGI (KKP-E) DI KECAMATAN MAGETAN KABUPATEN MAGETAN

Yudhianto, Eka Krisna (2013) HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI DENGAN PERSEPSI PETANI PADI TERHADAP KREDIT KETAHANAN PANGAN DAN ENERGI (KKP-E) DI KECAMATAN MAGETAN KABUPATEN MAGETAN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (175Kb) | Preview

    Abstract

    Food Security and Energy Credits (KKP-E) is the investment of working capital credit granted in order to support the implementation of the food security programme and the development of raw fuel plant program. KKP-E capital aimed at helping farmers and ranchers with subsidized interest rates so they can apply technology cultivated recommendations. The KKP-E changes and improvements, including the debtor receiving KKP-E, the maximum limit per debtor, the commodity coverage is financed and the needs of the respective commodity codes that are intended to support national food security and energy security while increasing revenues and the welfare of farmers This research aims to study the perception of rice farmers to credit the food security and energy (KKP-E) and examines the relationship of socio- economic factors with rice farmer perceptions of food security and energy credit (KKP-E). This research was conducted in five villages in the Magetan district of Magetan regency, using quantitative research with engineering survey. Selection of the samples was done deliberately (purposive). Respondents who used as many as 40 of the respondents with the determination of sample done proportionately random sampling. Whereas the methods of analysis used is correlation of Rank Spearman Test Koefisien (rs). The result shows characteristics of the farmers include the influence of the number of family members is being productive age, the influence of formal education is high, broad influence land tenure is low, the influence of farmer income is low, and the influence of peasant farming experience is of being. The perception of farmers against the institutional bank in both categories, the perception of farmers against liquefaction mechanism and credit returns in the medium category, the perception of farmers against the use of credits in both categories and the perception of farmers against the benefit of the credit in category. From the results of the analysis of Rank Spearman on a confidence level of 95% had a significant relationship between the number of family members age and productive experience with the rice farming farmer perceptions of food security and energy credit (KKP-E). There is no significant relationship between formal education, extensive control of the land, and revenue with the perception of farmers to food security and energy credit (KKP-E). Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E) adalah kredit investasi modal kerja yang diberikan dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Ketahanan Pangan dan Program Pengembangan Tanaman Baku Bahan Bakar. KKP-E ditujukan untuk membantu permodalan petani dan peternak dengan suku bunga bersubsidi sehingga mereka dapat menerapkan teknologi rekomendasi budidaya. Dalam perkembangannya KKP-E mengalami perubahan dan penyempurnaan, meliputi debitur penerima KKP-E, plafon maksimum per debitur, cakupan komoditas yang dibiayai dan kebutuhan indikatif masing-masing komoditas yang ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan ketahanan energi sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi petani padi terhadap Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E) dan mengkaji hubungan faktor- faktor sosial ekonomi dengan persepsi petani padi terhadap Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E). Penelitian ini dilakukan di lima desa di Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik survei. Pemilihan daerah sampel dilakukan secara sengaja (purposive). Responden yang digunakan sebanyak 40 responden dengan penentuan sampel dilakukan secara proporsional random sampling. Sedangkan metode analisis yang digunakan adalah Uji Keofisien Korelasi Rank Spearman (rs). Karakteristik petani yang meliputi pengaruh jumlah anggota keluarga usia produktif tergolong sedang, pengaruh pendidikan formal tergolong tinggi, pengaruh luas penguasaan lahan tergolong rendah, pengaruh pendapatan petani tergolong rendah, dan pengaruh pengalaman berusahatani petani tergolong sedang. Persepsi petani terhadap kelembagaan bank dalam kategori baik, persepsi petani terhadap mekanisme pencairan dan pengembalian kredit dalam kategori sedang, persepsi petani terhadap penggunaan kredit dalam kategori baik dan persepsi petani terhadap manfaat kredit dalam kategori baik. Dari hasil analisis Rank Spearman pada tingkat kepercayaan 95% didapat hasil hubungan yang signifikan antara jumlah anggota keluarga usia produktif dan pengalaman berusahatani padi dengan persepsi petani terhadap Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E). Terdapat hubungan yang tidak signifikan antara pendidikan formal, luas penguasaan lahan, dan pendapatan dengan persepsi petani terhadap Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E).

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Prima Adi Pradana
    Date Deposited: 26 Apr 2014 21:01
    Last Modified: 26 Apr 2014 21:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13773

    Actions (login required)

    View Item