DENDA CERAI DALAM PERJANJIAN PERKAWINAN ADAT DAYAK NGAJU DI KALIMANTAN TENGAH SEBAGAI UPAYA MEMPERSUKAR PERCERAIAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN

AZIZ, MUHAMMAD ABDUL (2013) DENDA CERAI DALAM PERJANJIAN PERKAWINAN ADAT DAYAK NGAJU DI KALIMANTAN TENGAH SEBAGAI UPAYA MEMPERSUKAR PERCERAIAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Updated Version
Download (2261Kb) | Preview

    Abstract

    Muhammad Abdul Aziz, E 0009224. 2013. DENDA CERAI DALAM PERJANJIAN PERKAWINAN ADAT DAYAK NGAJU DI KALIMANTAN TENGAH SEBAGAI UPAYA MEMPERSUKAR PERCERAIAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN. Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui konsep denda cerai dalam perjanjian perkawinan adat Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah serta kesesuaiannya dengan prinsip mempersukar perceraian dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan guna memberikan alternatif pencegahan semakin meningkatnya jumlah perceraian di Indonesia. Penelitian ini termasuk jenis penelitian hukum doktrinal. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Dilakukan dengan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan simpulan sebagai berikut: Kesatu, denda cerai sebagai bagian dari perjanjian perkawinan adat masyarakat adat Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah merupakan suatu konsep mempersukar perceraian melaui mekanisme adat dengan penetapan sanksi dan adanya penegakan hukum adat melalui mekanisme kelembagaan adat (lembaga kedamangan). Adanya perjanjian perkawinan ini menjamin hak atas harta kekayaan dalam perkawinan. Denda cerai ini menjadikan pasangan yang telah kawin dan akan bercerai berpikir ulang untuk mengajukan perceraian. Kedua, konsep denda cerai dalam masyarakat adat Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah yang pada dasarnya menetapkan ketentuan dan mekanisme perceraian, dinilai penulis telah sesuai dengan prinsip mempersukar perceraian yang dianut oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
    K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Nisaa Adlia Adani
    Date Deposited: 03 May 2014 18:47
    Last Modified: 03 May 2014 18:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13735

    Actions (login required)

    View Item