ANALISIS YURIDIS KESALAHAN DALAM PENGEMBALIAN BARANG BUKTI KEPADA YANG BERHAK OLEH JUDEX FACTIE SEBAGAI ALASAN HUKUM BAGI PENUNTUT UMUM UNTUK MENGAJUKAN KASASI DALAM PERKARA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN (Studi Kasus dalam Putusan Mahkamah Agung No. 1992 K/Pid /2011)

Songkowati, Putri (2013) ANALISIS YURIDIS KESALAHAN DALAM PENGEMBALIAN BARANG BUKTI KEPADA YANG BERHAK OLEH JUDEX FACTIE SEBAGAI ALASAN HUKUM BAGI PENUNTUT UMUM UNTUK MENGAJUKAN KASASI DALAM PERKARA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN (Studi Kasus dalam Putusan Mahkamah Agung No. 1992 K/Pid /2011). Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (748Kb) | Preview

    Abstract

    Putri Songkowati, E0009269. 2009. ANALISIS YURIDIS KESALAHAN DALAM PENGEMBALIAN BARANG BUKTI KEPADA YANG BERHAK OLEH JUDEX FACTIE SEBAGAI ALASAN HUKUM BAGI PENUNTUT UMUM UNTUK MENGAJUKAN KASASI DALAM PERKARA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN (Studi Kasus dalam Putusan Mahkamah Agung No. 1992 K/Pid /2011). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian alasan pengajuan kasasi Penuntut umum yaitu kesalahan dalam pengembalian barang bukti kepada yang berhak oleh judex factie serta untuk mengetahui kesesuaian pertimbangan penentuan kepemilikan barang bukti oleh hakim Kasasi dengan ketentuan dalam KUHAP. Penulisan hukum ini termasuk ke dalam penelitian hukum normatif bersifat preskriptif, meninjau apakah alasan pengajuan kasasi Penuntut umum yaitu kesalahan dalam pengembalian barang bukti kepada yang berhak oleh judex factie sesuai dengan Pasal 253 KUHAP serta kesesuaian pertimbangan hakim kasasi dalam penentuan kepemilikan barang bukti dengan ketentuan yang ada dalam KUHAP. Sumber penelitian sekunder yang digunakan mencakup bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan sumber bahan hukum yang digunakan yaitu studi kepustakaan. Teknik analisa bahan hukum dalam penelitian adalah teknik silogisme deduktif, dimana penelitian hukum ini berusaha untuk mengklasifikasi, menguraikan bahan yang diperoleh kemudian melalui proses pengolahan nantinya bahan hukum yang digunakan untuk menjawab permasalahan yang diteliti. Tahap terakhir yaitu menarik kesimpulan dari sumber penelitian yang diolah, sehingga pada akhirnya dapat diketahui mengenai kesesuaian alasan kasasi yang diajukan oleh Penuntut umum dan pertimbangan hukum dari Hakim Kasasi terkait dalam penentuan status kepemilikan barang bukti dengan ketentuan dalam KUHAP. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan simpulan yang menunjukkan bahwa kesalahan dalam pengembalian barang bukti kepada yang berhak oleh judex factie sebagai alasan hukum bagi Penuntut umum untuk mengajukan kasasi dalam perkara pencurian dengan kekerasan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 253 KUHAP, serta pertimbangan hukum dari hakim kasasi telah tepat dalam menentukan kepemilikan barang bukti, dimana Mahkamah Agung mengoreksi putusan dari judex factie yang sebelumnya menyatakan barang bukti 1 (satu) unit mobil Toyota Vios No. Pol. N-1743-KC dikembalikan kepada darimana benda itu disita yang kemudian dikoreksi Mahkamah Agung dengan barang bukti tersebut dikembalikan kepada mereka yang paling berhak yaitu ahli waris korban dan hal itu telah sesuai dengan ketentuan KUHAP.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Nisaa Adlia Adani
    Date Deposited: 03 May 2014 18:51
    Last Modified: 03 May 2014 18:51
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13689

    Actions (login required)

    View Item