PENGARUH PENAMBAHAN MINYAK ATSIRI RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza Roxb) PADA EDIBLE COATING TERHADAP TINGKAT KERUSAKAN MIKROBIOLOGIS DAN OKSIDATIF FILLET IKAN PATIN SELAMA PENYIMPANAN SUHU BEKU

ANGGRAINI, NENSI (2013) PENGARUH PENAMBAHAN MINYAK ATSIRI RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza Roxb) PADA EDIBLE COATING TERHADAP TINGKAT KERUSAKAN MIKROBIOLOGIS DAN OKSIDATIF FILLET IKAN PATIN SELAMA PENYIMPANAN SUHU BEKU. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (Curcuma xanthorriza Roxb, edible coating, fillet ikan patin, temulawak) - Published Version
Download (186Kb) | Preview

    Abstract

    This research studied the effect of wild ginger (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) volatile oil edible coating addition at 0%, 0.1% and 1% concentrations and find out the appropriate concentration of wild ginger volatile oil addition on microbiological and oxidative damage levels of patin fish fillet during 4 months frozen temperature storage (-10±2 o C). The data obtained was analyzed using ANOVA (Analysis of Variance). If there was a difference, it was continued with Duncan Multiple Range Test (DMRT) to find out whether or not there was a difference in each sample at significance level α = 0.05. The result of research showed that edible coating of patin fish fillet and wild ginger volatile oil addition affected the TPC, TVB, TBA, pH and color (L*, a*, b*) parameters. The best concentration of volatile oil according to pH and color analysis of patin fish fillet during 4 months storage at -10±2 0 C was 1% Penelitian ini mengkaji mengenai pengaruh penambahan edible coating minyak atsiri temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dengan konsentrasi 0%, 0,1%, 1% dan mengetahui konsentrasi penambahan minyak atsiri temulawak yang tepat dalam edible coating terhadap tingkat kerusakan mikrobiologis dan oksidatif fillet ikan patin selama 4 bulan penyimpanan suhu beku (-10±2 o C). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance). Jika terdapat perbedaan, maka akan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pada masing-masing sampel pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edible coating fillet ikan patin dengan penambahan minyak atsiri temulawak berpengaruh terhadap parameter uji TPC, TVB, TBA, pH dan warna (L*, a*, b*). Konsentrasi minyak atsiri temulawak terbaik berdasarkan analisis pH dan warna fillet ikan patin selama 4 bulan penyimpanan pada suhu -10±2 0 C adalah sebesar 1%.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 26 Apr 2014 19:30
    Last Modified: 26 Apr 2014 19:30
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13668

    Actions (login required)

    View Item