HUBUNGAN ANTARA TEKANAN PARSIAL END TIDAL CO2 DAN TEKANAN PARSIAL ARTERIAL CO2 PADA PASIEN KRANIOTOMI DENGAN ANESTESI UMUM

Budiarto, Eko (2013) HUBUNGAN ANTARA TEKANAN PARSIAL END TIDAL CO2 DAN TEKANAN PARSIAL ARTERIAL CO2 PADA PASIEN KRANIOTOMI DENGAN ANESTESI UMUM. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (PetCO2, PaCO 2, Kapnografi, Analisa gas darah, Kraniotomi, Anestesi umum.) - Published Version
Download (406Kb) | Preview

    Abstract

    Background: Capnography is routenely used as respiratory monitoring with benefical side such as non-invasif and continuously. PetCO 2 is end expiratory partial pressure of CO 2 clinically used to estimate PaCO2. The ability to control PaCO2 is important during craniotomy. The rise of PaCO 2 can increase cerebral blood volume leading to intracranial hypertension and depression of cerebral perfusion pressure. There is an unsured problem wheter PetCO2 capnography measurment is adequate to monitor pulmonary ventilation to reach PaCO 2 target during craniotomy. Obyektif: To analize the relationship betwen PetCO2 and PaCO 2 to determine wheter PetCO2 is applicable for predicting PaCO 2 accurately in craniotomy patients under general anesthesia. Method: This is a cross sectional observasional analytic study. The study included 31 patients of ASA I and II scheduled for craniotomy undert general anesthesia. Every patient was examined using capnography to check PetCO 2 and blood gas analysis to check PaCO 2 simultaneuously after opening of duramater. Cardiorespiration parameter such as blood pressure, heart rate, respiration rate temperature, PaCO 2, PaO 2, SaO 2 and PetCO2 during cranitomy were all calculated. Result: The value of each CO2 at the same time from capnography and blood gas analysis were recorded. PetCO2 was almost lower than PaCO2. The mean value of PetCO 2 was 33.64 ± 4.51 mm Hg and mean value of PaCO2 was 28.03 ± 3.51 mm Hg. The Mean difference was 5.14 ± 2.26 mm Hg. As with p = 0,00 (p<0,05) regression coefficient 0,782 standart error : 2,861 there was a significant relation betwen those two variable. Conclussion: Based on the result of this study, PetCO2 capnography is applicable to estimate PaCO 2 of blood gas analysis during craniotomy under general anesthesia. Latar Belakang: Kapnografi rutin dipergunakan sebagai monitoring fungsi respirasi dengan kelebihan tidak invasif dan kontinyu. PetCO2 adalah tekanan parsial karbondioksida akhir ekspirasi secara klinis digunakan untuk memperkirakan PaCO2 . Kemampuan untuk mengendalikan PaCO2 adalah faktor penting selama kraniotomi. Peningkatan PaCO 2 meningkatkan volume darah otak menyebabkan hipertensi intrakranial dan penurunan tekanan perfusi otak. Didapatkan keraguan apakah pengukuran kapnografi PetCO2 adekuat memonitor ventilasi pulmonal untuk mencapai PaCO2 yang ditargetkan selama kraniotomi. Tujuan: Menganalisis hubungan PetCO2 kapnografi dengan PaCO 2 analisa gas darah sehingga dapat menentukan apakah PetCO 2 dapat diaplikasikan untuk memperkirakan dengan akurat PaCO2 pasien kraniotomi dengan anestesi umum. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional studi crosssectional. Sejumlah 31 pasien ASA I dan II yang menjalani bedah kraniotomi dengan anestesi umum. Seluruh pasien dilakukan pemeriksaan secara bersamaan dengan kapnografi untuk memeriksa PetCO 2 dan analisa gas darah untuk memeriksa PaCO2 setelah pembukaan duramater. Parameter kardiorespirasi tensimeter, heart rate, respirasi rate, suhu, pH, PaCO 2, PaO 2, SaO 2, PetCO2 dan durasi operasi dicatat. Hasil: Perbedaan nilai antara PetCO2 dari kapnografi dihubungkan dengan PaCO 2 dari analisa gas darah pada waktu yang sama telah dicatat. Nilai PetCO2 selalu terletak lebih rendah dibandingkan dengan nilai PaCO 2. Nilai rerata PetCO2 adalah 33.64 ± 4.51 mm Hg dan nilai rerata PaCO2 adalah 28.03 ± 3.51 mm Hg. Nilai perbedaan rerata antara PetCO 2 dan PaCO 2 adalah 5.14 ± 2.26 mm Hg. Nilai p < 0,05 koefisien regresi 0,782 standart error : 2,861 menunjukkan hubungan yang kuat/signifikan antara dua variabel. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, pemeriksaan kapnografi PetCO2 dapat diaplikasikan untuk memperkirakan pemeriksaan analisa gas darah PaCO 2 selama operasi kraniotomi dengan anestesi umum.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: Q Science > QM Human anatomy
    Divisions: Pasca Sarjana
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 26 Apr 2014 18:14
    Last Modified: 26 Apr 2014 18:14
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13536

    Actions (login required)

    View Item