Tanggapan Umat Islam Kota Solo terhadap Kartun Nabi Muhammad SAW di Surat Kabar Jylland-Posten (Denmark) dan Film Fitna di Situs Video Liveleak (Belanda)

Sarsito, Totok and Utami, Praptining and Rakhmad, Wiwid Noor (2012) Tanggapan Umat Islam Kota Solo terhadap Kartun Nabi Muhammad SAW di Surat Kabar Jylland-Posten (Denmark) dan Film Fitna di Situs Video Liveleak (Belanda). .

[img] Microsoft Word - Published Version
Download (31Kb)

    Abstract

    Pemuatan 12 kartun Nabi Muhammad SAW di surat kabar Jyllands-Posten (Denmark), 30 September 2005, serta perilisan film Fitna di situs video Liveleak oleh Geert Wilders (Belanda), 27 Maret 2008, telah menimbulkan kemarahan seluruh umat Islam se dunia. Sekalipun demikian, pelampiasan kemarahan tersebut berbeda-beda dari suatu tempat ke tempat yang lain, dan akibat yang ditimbulkannya juga berbeda-beda. Seringkali terjadi, tanggapan sekelompok masyarakat terhadap kasus tertentu bisa menimbulkan ketegangan dan bahkan konflik yang membahayakan integrasi nasional dan harmoni sosial. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana tanggapan umat Islam di Kota Solo terhadap kedua kasus pelecehan dan atau penghinaan agama tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Fakta-fakta yang berupa tanggapan umat Islam terhadap kedua kasus tersebut dipilah-pilahkan, diberi makna, dicari dan kemudian dijelaskan hubungannya. Data-data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan “interactive analysis model”. Wawancara mendalam dilakukan terhadap 17 orang tokoh umat Islam yang berasal dari berbagai organisasi Islam yang berbeda-beda yang ada di Kota Solo, sebagai representasi umat Islam Kota Solo. Dari hasil wawancara mendalam terhadap ke tujuh belas informan tersebut diperoleh gambaran sebagai bertikut: (1) Hampir semua informan mengetahui terjadinya kedua kasus tersebut dari media massa (seperti surat kabar, majalah, televisi, dan interenet), sedangkan ada seorang yang mengetahui dari temannya. Namun demikian ada empat orang yang sama sekali tidak mengetahui kasus perilisan film Fitna; (2) Semua informan mengaku memberikan perhatian karena hal itu menyangkut harga diri umat Islam. Akan tetapi sebagian kurang begitu memperhatikan, dan sebagian yang lain sangat memperhatikan. Ada informan yang justru ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di kalangan masyarakat Barat sehingga bisa muncul kedua kasus seperti itu; (3) Hampir semua informan memandang kedua kasus tersebut merupakan penghinaan yang berlindung di balik kebebasan berekspresi yang melanggar HAM, dan pelakunya perlu ditindak. Tapi ada informan yang menganggap kedua kasus itu sebenarnya merupakan “undangan yang buruk untuk berdialog” yang harus dilayani. Mereka mengundang karena ingin tahu ada apa dengan Islam. Jangankan tahu Islam, sebagai orang Kristen, mereka sendiri tidak bisa merasakan ke-Kristenan mereka; (4) Hampir semua informan menganggap tindakan sweeping terhadap warga Negara Barat tidak perlu dilakukan, akan tetapi walaupun begitu ada informan yang bisa memahami tindakan sweeping sebagai reaksi spontan; (5) Sebagian informan menyatakan pemerintah Indonesia tidak perlu bertindak, sebagian yang lain menyatakan perlu. Ada seorang informan yang bahkan menyangsikan kemauan dan kemampuan pemerintah untuk menangani kasus tersebut; (6) Beberapa informan menganggap pelecehan itu terjadi karena memang sudah sunatullah, atau karena ketidak-pahaman tentang Islam, atau karena ketidakrukunan umat Islam, dan atau karena kelemahan umat Islam. Namun demikian, ada yang menganggap kedua kasus tersebut memiliki sisi positipnya bagi umat Islam; (7) Beberapa informan menganggap kebebasan berekspresi seperti itu berlebihan dan melanggar HAM. Beberapa yang lain menganggap kedua kasus itu merupakan bagian dari strategi atau ‘grand design’ untuk menghancurkan Islam, atau mengajak umat Islam kembali ke “kafir” atau memiliki nuansa politik yang tidak diketahui. Bahkan ada informan yang menolak konsep HAM, tapi lebih suka menggunakan konsep “kemanusiaan yang adil dan beradab.”

    Item Type: Article
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Miftahful Purnanda
    Date Deposited: 26 Apr 2014 17:56
    Last Modified: 26 Apr 2014 17:56
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13485

    Actions (login required)

    View Item