Media Massa dan Pembangunan Demokrasi: Studi tentang peran media massa terhadap pemahaman politik dan nilai-nilai demokrasi pada masyarakat Kaliwungu

Pawito, (2014) Media Massa dan Pembangunan Demokrasi: Studi tentang peran media massa terhadap pemahaman politik dan nilai-nilai demokrasi pada masyarakat Kaliwungu. .

[img] Rich Text (RTF) - Published Version
Download (42Kb)

    Abstract

    Kata kunci : media massa, pembangunan demokrasi Penelitian ini bertujuan termasuk hendak memberikan gambaran dan pemahaman tentang pandangan mengenai demokrasi dan pandangan mengenai peran media massa dalam pembangunan demokrasi yang diharapkan akan dapat mengembangkan teori mengenai hal tersebut yang lebih bernuansakan khas Indonesia. Empat persoalan pokok dipilih untuk dilacak yakni (a) bagaimana pandangan/pemahaman masyarakat mengenai demokrasi, (b) bagaimana pandangan/penilaian masyarakat mengenai peran media massa dalam pembangunan demokrasi, (c) seberapa tinggi tingkat terpaan media massa dan kemungkinan pengaruhnya terhadap pandangan mengenai demokrasi dan pandangan mengenai peran media massa dalam pembangunan demokrasi, dan (d) kemungkinan pengaruh faktor sosial-ekonomi (terutama tingkat pendidikan dan tingkat penghasilan keluarga) dalam pandangan mengenai demokrasi. Dengan menggunakan pendekatan multiple methods (survey dan focus group discussion) penelitian ini dilakukan di Kaliwungu Kendal Jawa Tengah – wilayah yang masyarakatnya memiliki nuansa budaya Islam dan sekaligus pesisiran kendati secara ethnis relative majemuk. Penelitian ini berkesimpulan antara lain bahwa masyarakat Kaliwungu memiliki pandangan positif terhadap nilai-nilai demokrasi sebagai perangkat/sistem untuk pengaturan kekuasaan pemerintahan negara di semua dari enam aspek yang dikemukakan: (1) bahwa demokrasi merupakan perangkat/system nilai untuk pengaturan kekuasaan pemerintahan Negara yang menjamin keadilan dan kemakmuran rakyat, (2) berpijak pada sejarah, budaya, dan kepribadian bangsa, (3) menjamin perlindungan hak kebebasan warga, (4) pemerinahan oleh mayoritas yang diimbangi dengan hak-hak individual dan hak-hak minoritas, (5) menjamin pengakuan terhadap kemajemukan dan perbedaan-perbedaan, dan (6) menjamin nilai-nilai toleransi, kerjasama, dan kompromi-kompromi. Sifat khas Indonesia dari pandangan mengenai demokrasi ditemuan terutama berkenaan dengan nilai-nilai etikka-moralitas bahwa (berdemokrasi) semestinya mengedepankan musyawarah dan mengedepankan kemuliaan akhlak termasuk sikap saling menghormati, menghargai, dasn saling menyayangi – yang kecil/lemah menghormati yang besar/kuat kemudian yang besar/kuat menyayangi yang kecil/lemah.

    Item Type: Article
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Miftahful Purnanda
    Date Deposited: 26 Apr 2014 17:36
    Last Modified: 19 Oct 2016 11:13
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13446

    Actions (login required)

    View Item