PRAKTIK INTELLECTUAL CAPITAL DISCLOSURE PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Suhardjanto, Djoko and Wardhani, Mari (2010) PRAKTIK INTELLECTUAL CAPITAL DISCLOSURE PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA. JAAI, 14 (1). pp. 71-85.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (277Kb) | Preview

    Abstract

    The objective of this research is to examine the level of intellectual capital disclosure in annual report prepared by listed firms on IDX. This research examines the relationship between intellectual capital disclosure as a dependent variable and firm’s characteristic (size, profitability, leverage, and length of listing on IDX and corporate governance provisions) as independent variables. This research used 80 annual reports 2007 of Indonesian listed firms. Sample was selected using proportional purposive sampling method. The result shows that the average level of intellectual capital disclosure is only 35%. Multiple regression analysis is used to test the hypothesis. Statistical analysis demonstrates that Firm’s Size and Profitability are predictors to the level of intellectual capital disclosure. The implication is that firm’s with high total asset and profitability should be more concern to report intellectual capital information because it’s the one of crucial information that considered by investor, to reduce “information gap” and to increase shareholder value. Keywords: intellectual capital disclosure, firm’s characteristics Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti tingkat intellectual capital disclosure dalam laporan tahunan perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menguji hubungan antara intellectual capital disclosure sebagai variabel dependen dan karakteristik perusahaan (ukuran, profitabilitas, leverage, dan panjang listing pada Bursa Efek Indonesia dan tata kelola perusahaan) sebagai variabel indipenden. Penelitian ini menggunakan 80 laporan tahunan dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan metode proportional purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat rata-rata intellectual capital disclosure hanya sebesar 35%. Analisis regresi ganda digunakan untuk menguji hipotesis. Analisis statistik menunjukkan bahwa ukuran perusahaan dan profitabilitas merupakan prediktor bagi tingkat intellectual capital disclosure. Implikasi dari penelitian ini adalah perusahaan dengan total aset dan profitabilitas yang tinggi harus lebih menunjukkan perhatian untuk melaporkan informasi intellectual capital karena hal tersebut merupakan informasi krusial yang dipertimbangkan oleh investor, untuk mengurangi kesenjangan informasi dan untuk meningkatkan nilai pemegang saham.. Keywords: intellectual capital disclosure, karakteristik perusahaan

    Item Type: Article
    Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Depositing User: Arissa Aprilia Nurcahyani
    Date Deposited: 26 Apr 2014 17:23
    Last Modified: 26 Apr 2014 17:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13409

    Actions (login required)

    View Item