Pendidikan Nilai dan Pelaksanaannya menurut Pandangan Pendidik dan Implikasinya terhadap Tugas Guru

Sutarno, and Wiyanti, Sri and Syamsuri, Ahmad and Legowo, Edy (2012) Pendidikan Nilai dan Pelaksanaannya menurut Pandangan Pendidik dan Implikasinya terhadap Tugas Guru. .

[img] Microsoft Word - Published Version
Download (29Kb)

    Abstract

    Sistem pendidikan nasional Indonesia sejak berlakunya Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. 4 tahun 1950 JO No. 12 tahun 1954 s/d No. 20 tahun 2003 telah memberikan acuan dasar pelaksanaan pendidikan nasional yang sarat dengan pendidikan nilai. Kenyataan menunjukkan bahwa dengan berjalannya waktu, luaran pelaksanaan sistem pendidikan nasional Indonesia belum menghasilkan individu-individu yang tingkah lakunya mencerminkan nilai-nilai yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Merumuskan pendidikan nilai dalam hal perlunya, isi/substansi, pelaksananya, dan (2) Merumuskan tugas guru dan model pelaksanaan pendidikan nilai pada jalur pendidikan formal bagi peserta didik usia sekolah dasar dan menengah. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif penggabungan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif untuk mengkaji pandangan pendidik lembaga dan lingkungan pendidikan I, II, dan III tentang pendidikan nilai bagi peserta didik usia sekolah dasar dan menengah. Pendekatan kualitatif untuk mengkaji makna hasil pengkajian pendekatan kuantitatif tersebut. Populasi penelitian ini adalah pendidik lembaga dan lingkungan pendidikan I, II, dan III, yaitu orang tua, guru, dan tokoh masyarakat dan/atau pimpinan organisasi kemasyarakatan kota Surakarta. Sebagai Sampel penelitian adalah wakil dari pendidik lembaga dan lingkungan pendidikan I, II, dan III kota Surakarta yang dipilih dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Pengumpulan data penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Questionaire untuk mengungkap pandangan pendidik lingkungan pendidikan I, II, dan III sebagai responden tentang: (1) perlunya pendidikan nilai, isi/substansi, pelaksana, dan (2) tugas guru dan model pelaksanaan pendidikan nilai pada jalur pendidikan formal. Kesimpulan hasil penelitian ialah bahwa para pendidik lembaga dan lingkungan pendidikan I, II dan III memandang: (1) Pendidikan nilai perlu dan mendesak untuk dilaksanakan, (2) Isi/substansi pendidikan nilai mencakup 19 jenis nilai dan dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok pertama nilai-nilai religius, moral dan budi pekerti, sopan-santun, , dan kejujuran, kemudian kelompok kedua nilai-nilai sosial kemasyarakatan, kerja keras, kemanusiaan, dan selanjutnya kelompok ketiga nilai-nilai kebangsaan/nasionalisme, keteladanan, kedisiplinan, dan sportivitas dan tanggung jawab, kerjasama, toleransi, keikhlasan, keberanian, kearifan, kemanusiaan, kepemipinan dan estetika; (3) Pelaksana pendidikan nilai secara berturut-turut adalah orang tua, guru, kemudian baru tokoh masyarakat; (4) Tugas Guru adalah menjadi teladan dan meneladani peserta didiknya, pembawa pesan moral, dan melatihmembiasakan perilaku normatif bagi peserta didiknya, serta (5) Pendidikan nilai dilaksanakan secara integratif dan dengan program khusus pendidikan nilai.

    Item Type: Article
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: Lynda Rahmawati
    Date Deposited: 26 Apr 2014 17:15
    Last Modified: 26 Apr 2014 17:15
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13394

    Actions (login required)

    View Item