Mutu Air Limbah Home Industry Batik di Kelurahan Laweyan, Surakarta

EMAT, ARIF ROH (2013) Mutu Air Limbah Home Industry Batik di Kelurahan Laweyan, Surakarta. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (230Kb) | Preview

    Abstract

    ARIF ROH EMAT. 2013. MUTU AIR LIMBAH HOME INDUSTRI BATIK DI KELURAHAN LAWEYAN, SURAKARTA. Dalam produksi home industry batik yang membuang air limbahnya ke badan air. Kebanyakan home industry batik tidak memiliki alat pengolahan limbah, maka apabila home Industry batik tersebut membuang air limbahnya padahal parameternya belum diketahui ambang batasnya akan membahayakan. Parameter utama penyebab pencemaran air untuk industri batik adalah zat padat tersuspensi, BOD, COD, fenol, pH, dan warna. Untuk mengetahui nilai parameter air limbah batik, dan untuk mengetahui nilai perbandingan parameter air limbah dari wilayah lain apakah memenuhi ambang batas, maka di Kelurahan Laweyan sendiri perlu dilakukan studi parameter home industri batik. Tetapi dengan melakukan penelitian dengan parameter COD, pH, Suhu, Warna, Crom Total, Arsen, Aluminium,dan Cadmium dirasa sudah cukup untuk mewakili besar parameter untuk layak atau tidaknya limbah tersebut di buang ke perairan atau di buang ke tanah sesuai baku mutu yang ada. Untuk mengetahui parameter-parameter tersebut, perlu dilakukan pengamatan air limbah batik di Kelurahan Laweyan dengan lima sampel air limbah yang diambil. Dengan metode pengumpulan data sekunder, dan penelitian beberapa sampel home industry batik yang dapat mewakili air limbah batik di wilayah tersebut. Sampel tersebut lalu dianalisis di UPTD Laboratorium Kesehatan PEMKOT Surakarta. Ini dilakukan untuk mengetahui parameter yang terkandung pada sampel limbah batik tersebut. Hasil dari penelitian ini didapatkan besar rata-rata COD sebesar 4092,92 mg/l, Crom Total sebesar 1,376 mg/l, Cadmium sebesar 1,2616 mg/l, Warna sebesar 2296 Pt/Co, Arsen sebesar 0,002 mg/l, dan Aluminium sebesar 0,231 mg/l. Semua kandungan parameter yang ada tersebut masih berada jauh melebihi kadar maksimum yang diperbolehkan menurut Perda Jateng No. 5 Tahun 2012 tentang Baku Mutu Air Limbah, maka sampel limbah tersebut tidak aman bagi lingkungan, dan perbandingan rata-rata parameter karkteristik limbah Home Industry di Pekalongan : Laweyan : Sragen : Yogyakarta yaitu COD 8,1 : 2,15 : 1 : 1,6 ,Cd 1 : 252,32 : Tidak Uji : Tidak Uji, Cr 1,06 : 27,52 : 1 : 0, Warna Tidak Uji : 12,41 : 8,1 : 1. Nilai ini sebagian besar di keempat daerah tersebut sebagian besar melebihi ambang batas yang ditentukan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > D3 - Teknik Sipil
    Depositing User: Nisaa Adlia Adani
    Date Deposited: 03 May 2014 18:57
    Last Modified: 03 May 2014 18:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13371

    Actions (login required)

    View Item