(B. Pertanian) Analisis Vegetasi Valerian (Valerian javanica BL. ) sebagai Dasar Domestikasi dalam Rangka Pelestarian Plasma Nutfah

Pujiasmanto, Bambang and Supriyono, and Triharyanto, Eddy (2012) (B. Pertanian) Analisis Vegetasi Valerian (Valerian javanica BL. ) sebagai Dasar Domestikasi dalam Rangka Pelestarian Plasma Nutfah. .

[img] Microsoft Word - Published Version
Download (27Kb)

    Abstract

    Pengembangan industri obat tradisional menghadapi suatu permasalahan ialah sebagian besar bahan baku berasal dari hutan atau habitat alami. Penyediaan bahan baku yang masih mengandalkan pada alam tersebut dapat mengakibatkan terjadinya erosi genetik tumbuhan obat. Kebutuhan bahan baku obat tradisional berupa simplisia yang semakin meningkat merupakan suatu tantangan untuk memenuhinya melalui teknik budidaya yang tepat. Penelitian ini bertujuan mempelajari potensi tumbuhan valerian untuk dibudidayakan sebagai tanaman penghasil bahan obat. Sehingga, kelangkaan valerian sebagai bahan baku obat tidak terjadi. Cara yang ditempuh dengan domestikasi ialah dengan mengubah status tumbuhan liar menjadi tanaman obat. Penelitian ke-2 bertujuan memperoleh konsep dasar pengelolaan budidaya valerian. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok lengkap yang disusun secara petak terbagi. Tingkat naungan sebagai petak utama terdiri atas 3 taraf yaitu; naungan 0, 55 dan 75%. Tingkat ketersediaan air sebagai anak petak terdiri atas 4 taraf; yaitu ketersediaan air 80 60, 40 dan 20% kapasitas lapang. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam dan uji beda jarak berganda Duncan’s (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketersediaan air 80% kapasitas lapang menghasilkan pertumbuhan, bobot kering daun dan, bobot kering batang valerian tertinggi. Naungan berpengaruh meningkatkan kandungan valeric acid, tetapi tidak berpengaruh meningkatkan pertumbuhan, bobot kering daun dan batang serta kadar ekstrak total daun dan batang. Kombinasi ketersediaan air 60% dan naungan 55% menghasilkan kandungan valeric acid tertinggi (0,75%) dengan bobot kering akar 1,14 gram/tanaman. Hasil-hasil penelitian tersebut merupakan konsep domestikasi dan teoriteori yang mendasari paket teknologi budidaya tumbuhan liar valerian yang ditingkatkan statusnya menjadi tanaman penghasil bahan obat. Selanjutnya diharapkan dapat digunakan untuk menetapkan kebijakan dan program kerja bidang tanaman obat, khususnya pengadaan bahan baku obat valerian.

    Item Type: Article
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Miranda Nur Q. A.
    Date Deposited: 26 Apr 2014 14:04
    Last Modified: 03 May 2014 22:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13347

    Actions (login required)

    View Item