Rancang Bangun Kompor Surya (Optik) Indoor Skala Rumah Tangga Dengan Pengumpul Surya Datar Untuk Menunjang Program Desa Mandiri Energi

Marzuki, Ahmad (2011) Rancang Bangun Kompor Surya (Optik) Indoor Skala Rumah Tangga Dengan Pengumpul Surya Datar Untuk Menunjang Program Desa Mandiri Energi. .

[img] Rich Text (RTF) (Kompor Surya, Serat Optik, Pengumpul Surya, Energi Panas Matahari, Macro-lightwaveguide) - Published Version
Download (37Kb)

    Abstract

    Sebuah kajian secara teori dan eksperimen tentang perambatan cahaya dalam macro-lightwaveguide berbentuk sama dengan fiber taper (optical micro-lightwaveguide) telah dilakukan. Dari kajian teori secara sederhana dapat ditunjukkan bahwa pola perambatan cahaya dalam macrowaveguide ini berbeda dengan yang terjadi dalam fiber optik. Dalam macrowaveguide ini besar sudut datang pada bidang interface antara core (material inti) dan clading (material selimut) akan semakin kecil ketika cahaya mendekati ujung macrowaveguide yang memiliki lebar kecil. Kajian secara eksperimen yang dilakukan dengan tujuan untuk mengukur sudut dating pada sisi makrowaveguide dari muka atas hingga muka keluaran beserta sudut penerimaannya dengan cara merambatkan cahaya laser He-Ne (A = 632nm) telah membuktikan kebenaran hasil secara teori tersebut. Hasil pokok dari penelitian hingga tahap ini adalah temuan berupa bentuk macrowaveguide dengan sudut penerimaan besar (50° terhadap sumbu makrowaveguide). feerdasar hasil temuan di atas, blok kolektor surya dengan muka datar yang \ merupakan gabungan dari individu-individu pemandu gelombang dengan bentuk kerucut terpancung telah dibuat. Kompor optik yang bekerja atas dasar pengkonversian energi cahaya menjadi panas juga telah dibuat. Energi cahaya dalam penelitian ini berasal dari cahaya yang telah dikumpulkan oleh pengumpul cahaya. Energi ini kemudian masuk dalam bagian tube pengkonversi energi cahaya menjadi panas. Uji kompor dengan menggunakan fiber optik iluminator, suhu 100°C dapat dicapai dalam waktu kurang dari satu jam. Dengan menggunakan cahaya yang berasal dari blok kolektor surya, panas pada kompor optik yang telah berhasil dicapai adalah 58°C. Masih rendahnya capaian suhu ini terjadi karena jumlah blok yang dapat disalurkan masih belum maksimal. Penggabungan cahaya dari masing-masing individu pemandu gelombang melalui tahap penggabungan dalam satu deret pemandu masih terkendala lost karena bahan. Penyaluran karenanya dilakukan dengan cara menghubungkan langsung individu-individu pemandu gelombang dengan menggunakan fiber optik ke kompor optik. Step penggabungan cahaya antar baris kolektor karenaya belum berhasil dilakukan. Cahaya yang masuk ke kompor merupakan cahaya dari bundel fiber optik yang jumlahnya dibatasi oleh ukuran kumpulan tube konverter pada kompor optik. Masalah penyambungan karenanya adalah masalah penting yang harus kami selesaiakan dalam skema penelitian kami ke depan.

    Item Type: Article
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Miranda Nur Q. A.
    Date Deposited: 26 Apr 2014 13:41
    Last Modified: 26 Apr 2014 13:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13339

    Actions (login required)

    View Item