CAMPUR KODE DALAM RUBRIK GAYENG KIYI JAGAD JAWA SOLOPOS (Suatu Kajian Sosiolinguistik)

PUTRI, IKA YULIANA (2013) CAMPUR KODE DALAM RUBRIK GAYENG KIYI JAGAD JAWA SOLOPOS (Suatu Kajian Sosiolinguistik). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (795Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Ika Yuliana Putri. C0109020. 2013. Campur Kode dalam Rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos (Suatu Kajian Sosiolinguistik). Skripsi: Jurusan Sastra Daerah Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah (1) bagaimanakah bentuk campur kode dalam rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos? (2) bagaimanakah fungsi campur kode dalam rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos? (3) bagaimanakah faktor yang melatarbelakangi penggunaan campur kode dalam rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos? Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan bentuk campur kode dalam rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos (2) menjelaskan fungsi campur kode dalam rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos (3) menjelaskan faktor yang melatarbelakangi penggunaan campur kode dalam rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa data tulis yaitu kalimat-kalimat yang mengandung campur kode pada percakapan para tokoh dalam Rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos. Sumber data penelitian ini adalah Rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos yang terbit setiap Kamis selama bulan Januari tahun 2011 sampai dengan Januari 2012. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan tuturan berupa kalimat-kalimat dalam rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah tuturan yang berupa kalimat yang mengandung campur kode dalam Rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos selama bulan Januari tahun 2011 sampai dengan Januari 2012 yang dapat mewakili populasi. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik dasar berupa teknik pustaka dan teknik lanjutan berupa teknik catat. Metode dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode distribusional dan metode padan. Metode penyajian hasil analisis data menggunakan metode formal dan informal. Hasil analisis dan pembahasan data dalam penelitian ini yaitu: pertama, bentuk campur kode dalam rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos. Bentuk campur kode tersebut berupa (1) campur kode kata yang terdiri dari: (a) campur kode kata bahasa Inggris, (b) campur kode kata bahasa Indonesia, (c) campur kode kata bahasa Arab, dan (d) campur kode bahasa Jawa Krama, (2) campur kode frasa yang terdiri dari: (a) campur kode frasa bahasa Inggris dan (b) campur kode frasa bahasa Indonesia, (3) campur kode klausa. Kedua, fungsi yang ditimbulkan pada penggunaan campur kode dalam rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos yaitu (1) lebih prestise atau untuk bergengsi, (2) lebih mudah diucapkan dan dimengerti, (3) lebih tepat digunakan, (4) tidak adanya padanannya, (5) menegaskan suatu maksud tertentu, dan (6) mempengaruhi proses pembicaraan. Ketiga, faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode dalam rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos ditemukan dengan 8 komponen tutur SPEAKING yaitu Setting and scene, Participants, Ends, Act sequences, Key, Instrumentalities, Norms of interaction and interpretation, dan Genres. Faktor yang melatarbelakangi penggunaan campur kode dalam rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos yaitu (1) tidak adanya ungkapan yang tepat atau sesuai dalam bahasa asli penutur, (2) faktor kebiasaan, (3) faktor peranan atau keadaan sosial kemasyarakatan yang dimiliki, dan (4) adanya keinginan untuk menjelaskan sesuatu agar lebih mudah dimengerti. ABSTRACT Ika Yuliana Putri. C0109020. 2013. Campur Kode dalam Rubrik Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos (A study of Sociolinguistics). Mini Thesis: Javanese Literature Program, Faculty of Letters and Fine Arts, sebelas Maret University. Problems discussed in this research, namely (1) how is the form of mixed code in heading of Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos? (2) how is the funcion of mixed code in heading of Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos? (3) What is the factors of the employing background the mixed code in heading of Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos? The purpose of this research was (1) describes the form of mixed code in heading of Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos (2) describes the funcion of mixed code in heading of Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos (3) describes the factors of the employing background the mixed code in heading of Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos. The method of the research used a qualitative deacriptive method. The data in this research is data in form of wrote what obtained of the sentences belonging to mixed code in the personage dialogue in heading of Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos. Source of research data is in heading of Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos, it appeared every Thrusday during January 2011 until January 2012. Population in this research is the entire of speech what obtained of sentences in heading of Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos. The sample in this research is the speech of obtained the sentences belonging to mixed code in heading of Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos during January 2011 until January 2012. The data colleted method and technique by the gather method. The gather method was done by using the basic technique of diving manual method with the subsequent technique of note method. The data analysis method and technique used are the distribusional method and the method of matching.the method of data preseentation used in this research is the formal and informal method. The analysis and discussion of the data in this research are: first, the form of mixed code in heading of Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos. The form of mixed code are: (1) word mixed code is divided into: (a) word mixed code in English, (b) word mixed code in Indonesian, (c) word mixed code in Arabic, and (d) word mixed in Javanese, (2) phrase mixed code is devided into: (a) phrase mixed code in English and (b) phrase mixed code in Indonesian, (3) clause mixed code. Second, the funcion of mixed code in heading of Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos are: (1) has more prestige, (2) more easier to be said and to be understood, (3) more appropriate to be used, (4) nothing the similar meaning, (5) strengthen a certain meaning, and (6) influence speaking process. Third, the factors of the employing background the mixed code in heading of Gayeng Kiyi Jagad Jawa Solopos are: (1) no appropriate meaning from the source text, (2) habits, (3) factor peranan or social environment mindset, and (4) a willing the explain something in order to be understood easily.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: P Language and Literature > PA Classical philology
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Sastra Daerah
    Depositing User: Noviana Daruwati Kusuma Adi
    Date Deposited: 25 Apr 2014 18:38
    Last Modified: 25 Apr 2014 18:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/13197

    Actions (login required)

    View Item