STUDI NORMATIF PEMBERIAN GANTI KERUGIAN OLEH TERDAKWA KEPADA KORBAN SEBAGAI APLIKASI KONSEP RESTORATIVE JUSTICE DAN IMPLIKASI TERHADAP PEMBUKTIAN KESALAHAN TERDAKWA DALAM PERSIDANGAN PERKARA PENGANIAYAAN ( STUDI KASUS DALAM PUTUSAN PENGADILAN KARANGANYAR NOMOR : 46/PID/B/2011/PN.KRAY)

HARYANTO, ANDIKA (2013) STUDI NORMATIF PEMBERIAN GANTI KERUGIAN OLEH TERDAKWA KEPADA KORBAN SEBAGAI APLIKASI KONSEP RESTORATIVE JUSTICE DAN IMPLIKASI TERHADAP PEMBUKTIAN KESALAHAN TERDAKWA DALAM PERSIDANGAN PERKARA PENGANIAYAAN ( STUDI KASUS DALAM PUTUSAN PENGADILAN KARANGANYAR NOMOR : 46/PID/B/2011/PN.KRAY). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (406Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK ANDIKA HARYANTO. E 0009035. STUDI NORMATIF PEMBERIAN GANTI KERUGIAN OLEH TERDAKWA KEPADA KORBAN SEBAGAI APLIKASI KONSEP RESTORATIVE JUSTICE DAN IMPLIKASI TERHADAP PEMBUKTIAN KESALAHAN TERDAKWA DALAM PERSIDANGAN PERKARA PENGANIAYAAN ( Studi Kasus dalam Putusan Pengadilan Karanganyar Nomor : 46/Pid/B/2011/PN.Kray) Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penulisan Hukum (Skripsi). 2013. Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksaan pemberian ganti rugi oleh terdakwa kepada korban penganiayaan sebagai aplikasi dari konsep restorative justice dan bagaimana implikasinya terhadap pembuktian kesalahan terdakwa dalam persidangan perkara penganiayaan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat normative atau doctrinal. Lokasi Penelitian berada di perpustakaan pusat UNS, perpustakaan Fakultas Hukum UNS, dan perpustakaan pribadi penulis. Jenis data yang dipergunakan adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah studi kepustakaan baik berupa buku-buku maupun peraturan perundang-undangan. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan analisis isi untuk kemudian diambil kesimpulan secara deduktif. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa : Di dalam suatu tindak pidana penganiayaan pasti korban mengalami kerugian, dan merasa keamanan dan kenyamanannya terganggu. Oleh karena itu pelaku dapat bermusyawarah kepada korban dan keluarganya untuk memberikan ganti kerugian sebagai imbalan atas akibat kejahatan yang dilakukannya. Pemberian ganti kerugian tersebut merupakan aplikasi dari konsep restorative justice. Dimana tercermin dalam putusan Hakim sebagai bahan pertimbangan yang meringankan bagi terdakwa. Konsep Restorative tersebut dapat dijadikan sebagai acuan untuk kedepannya pelaku tindak pidana dapat mengaplikasikan konsep tersebut sebagai usaha pemulihan, baik pemulihan bagi diri korban, pelaku maupun masyarakat, sehingga tercipta keamanan, dan keseimbangan dalam masyarakat tidak akan terganggu. Kata Kunci : Penganiayaan,Ganti Kerugian, Restorative Justice ABSTRACT ANDIKA HARYANTO. E 0009035. A NORMATIVE STUDY ON COMPENSATION GIVING BY THE DEFENDANT TO THE VICTIM AS THE APPLICATION OF RESTORATIVE JUSTICE AND THE GUILT IN MISTREATMENT CASE TRIAL (A Case study on Karanganyar 46/Pid/B/2011/PN.Kray) Faculty of Law of Surakarta Sebelas Maret University. Thesis. 2013. This research aimed to find out how the compensation was given by the defendant to the mistreatment victim as the application of restorative justice and mistreatment case trial. This study was a normative or doctrinal research. The research was taken place in central library of UNS, the Library of Faculty of Law of UNS, and collecting data used was library study constituting books or legislations. Data analysis was conducted using qualitative data and content analyses to draw a conclusion deductively later. Considering the research, it could be found that: In a mistreatment crime, the victim might have suffered from loss, and felt that his/her security was disturbed. For that reason, the perpetrator could meet the victim and family to discuss about compensation as the return for the crime he/she had committed. Such the compensation is an application of restorative justice, in which it was ate the defendant. Restorative concept could be a reference in the future so that the crime perpetrator could apply the concept as the recovery effort whether for the victim, the perpetrator or the society, so that the security would be created and balance within the society would not be disturbed. Keywords : mistreatment crime, compensation, restorative justice

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Noviana Daruwati Kusuma Adi
    Date Deposited: 24 Apr 2014 13:05
    Last Modified: 24 Apr 2014 13:05
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12985

    Actions (login required)

    View Item