PERBANDINGAN PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP INFLATION TARGETING FRAMEWORK (ITF) DI INDONESIA DAN THAILAND PERIODE 2007 - 2011

PRAMESTI, DEA (2013) PERBANDINGAN PENGARUH VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP INFLATION TARGETING FRAMEWORK (ITF) DI INDONESIA DAN THAILAND PERIODE 2007 - 2011. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (376Kb) | Preview

    Abstract

    Inflation Targeting Framework (ITF) is a monetary policy framework that is characterized by the public announcement of the inflation target to be achieved. This research aims to compare the effects of macroeconomics variable to the implementation of Inflation Targeting Framework (ITF) in Indonesia and Thailand in 2007-2011. The research used granger causality test, cointegration, and Vector Error Correction Model (VECM) data analysis method in which outlines the impulse response and Forecasting Error Variance Decomposition; both properties of the VECM. The analysis in this research used the time series data from 2007:1 until 2011:10, obtained from the International Financial Statistic (IFS) by IMF. Results indicated that Indonesia's long-term interest rates and the exchange rate of a significant negative effect while the money is a positive significant effect. Another case in Thailand, the exchange rate and the money significantly positive while the interest rate a significant negative effect. Effect of short-term Inflation Targeting in Indonesia is influenced by interest rates. While in Thailand affected by three variables: inflation itself, interest rates and exchange rates. Monetary authority needs to make communication between monetary policy with other macroeconomic policies, so that the formation of inflation expectations of economic agents and the achievement of short-term inflation can be more focused on long-term targets.Keywords : Inflation Targeting, Macroeconomic variable, Causality, VECM Inflation Targeting Framework (ITF) merupakan sebuah kerangka kebijakan moneter yang ditandai dengan pengumuman kepada publik mengenai target inflasi yang akan dicapai.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh variabel makroekonomi terhadap penerapan inflation targeting framework (ITF) di negara Indonesia dan Thailand pada periode 2007 – 2011.Metode penelitian menggunakan analisis data granger causality, cointegration test, dan Vector Error Correction Model (VECM) yang didalamnya menguraikan fungsi impulse response dan Forecasting Error Variance Decomposition yang merupakan properti dari model VECM . Analisis dalam penelitian ini menggunakan data time series 2007:1 hingga 2011:10 yang diperoleh dari International Financial Statistic (IFS) dari IMF. Dari hasil analisis VECM menunjukkan di Indonesia dalam jangka panjang suku bunga dan nilai tukar berpengaruh signifikan negatif sedangkan jumlah uang beredar berpengaruh signifikan positif. Lain halnya di Thailand, nilai tukar dan jumlah uang beredar berpengaruh signifikan positif sedangkan suku bunga berpengaruh signifikan negatif. Pengaruh Inflation Targeting jangka pendek di Indonesia dipengaruhi oleh tingkat suku bunga. Sedangkan di Thailand dipengaruhi oleh tiga variabel yaitu inflasi itu sendiri, suku bunga dan nilai tukar. Otoritas moneter perlu melakukan komunikasi antara kebijakan moneter dengan kebijakan makro lainnya, agar pembentukan ekspektasi inflasi dari agen ekonomi dan pencapaian inflasi jangka pendek dapat lebih terarah pada target jangka panjangnya Kata kunci : Inflation Targeting, Variabel Makroekonomi Kausalitas, VECM

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan
    Depositing User: Tri Wahyu Prasetyo
    Date Deposited: 23 Apr 2014 10:59
    Last Modified: 23 Apr 2014 10:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12898

    Actions (login required)

    View Item