KAJIAN TERHADAP PENGELOLAAN SUB SISTEM DRAINASE PEPE HILIR – KALI JENES SURAKARTA

Mulyanto, Anom (2012) KAJIAN TERHADAP PENGELOLAAN SUB SISTEM DRAINASE PEPE HILIR – KALI JENES SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (366Kb) | Preview

    Abstract

    Anom Mulyanto, 2012, The study Of Drainage System Management Sub Pepe Hilir - Kali Jenes Surakarta, Thesis. Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Sebelas Maret University of Surakarta. Flooding is one of the natural disasters are often a problem in the city of Surakarta during the rainy season. End of 2007 and 2008 are examples of the largest flood since 1966 in Surakarta. Flooding problems are not merely technical issues, but also closely related to non-technical issues, such as social condition, cultural and the local economy. Therefore, the completion of urban flooding problems can be solved not only refer to the engineering disciplines, but also communitiy participation (involvement) is affecting, particularly in terms of operations and maintenance. In addition, its required the government encouragement to give support and understanding of the need for a drainage system running well. This study conducted on two aspects: aspects of public participation and institutional aspects. In the aspect of public participation conducted questionnaires with simple random sampling method and then the results were analyzed with SPSS program (Statistical Package for Social Sciences), the institutional aspects using SWOT analysis. Then look for alternative strategies with Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) techniques which refers to the matrix refers to the internal, external matrix, SWOT quadrants, and the matrix IE (Internal- External). The results of the community aspect showed that community that exists around sub Pepe downstream drainage systems - Kali Jenes respond quite well in relation to the drainage management. The results of the SWOT analysis from the institutional aspects derived internal and external dominant factors which are strengths, weaknesses, opportunities and threats. than the analytical results of strategy formulation obtained the most appropriate strategy is penetration of the institution by maintain the official authority assembled to reinforce the local regulations that govern land use and building along the drainage channels and improve coordination between agencies and community with good planning skills. Key words: flooding, drainage systems, SWOT. Anom Mulyanto, 2012, Kajian Terhadap Pengelolaan Sub Sistem Drainase Pepe Hilir – Kali Jenes Surakarta, Skripsi. Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering menjadi masalah di kota Surakarta pada saat musim penghujan. Akhir tahun 2007 dan 2008 merupakan contoh waktu terjadinya banjir terbesar di Surakarta sejak tahun 1966. Permasalahan banjir tersebut tidak semata- mata persoalan teknis, tetapi juga terkait erat dengan masalah non teknis yaitu, kondisi sosial, budaya dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, penyelesaian permasalahan banjir perkotaan tidak bisa diselesaikan hanya merujuk pada disiplin ilmu teknik saja tapi juga partisipasi (keterlibatan) masyarakat sangat mempengaruhi, terutama dalam hal operasional dan pemeliharaannya. Selain itu, dorongan dari pihak pemerintah diperlukan untuk memberi dukungan dan pengertian tentang perlunya sistem drainase berjalan dengan baik. Penelitian ini melakukan kajian terhadap dua aspek yaitu aspek peranserta masyarakat dan aspek kelembagaan. Pada aspek peranserta masyarakat dilakukan penyebaran kuesioner dengan metode simple random sampling dan kemudian hasilnya dianalisis dengan program SPSS (Statistical Package for Sosial Sciences), pada aspek kelembagaan menggunakan analisis SWOT. Kemudian mencari strategi alternatif dengan teknik Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) yang mengacu yang mengacu pada hasil matriks internal, matriks eksternal, kuadran SWOT, dan matriks IE (Internal-Eksternal). Hasil dalam aspek masyarakat menunjukkan bahwa masyarakat yang ada di sekitar sub sistem drainase Pepe Hilir – Kali Jenes merespon dengan cukup baik dalam kaitannya dengan pengelolaan drainase. Hasil dari analisis SWOT dalam aspek kelembagaan didapat faktor-faktor internal dan eksternal dominan yang merupakan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dan dari hasil analisis formulasi strategi didapat strategi yang paling tepat adalah Penetration of the Institution dengan jalan mempertahankan wewenang dinas terakit dalam mempertegas perda yang mengatur tata guna lahan dan bangunan di bantaran saluran drainase dan meningkatkan koordinasi antara instansi dan peran serta masyarakat dengan kemampuan perencanaan yang baik. Kata kunci: banjir, sistem drainase, SWOT.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 23 Apr 2014 03:17
    Last Modified: 23 Apr 2014 03:17
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12858

    Actions (login required)

    View Item