PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN PADI DI DESA MANCASAN KECAMATAN BAKI KABUPATEN SUKOHARJO (Studi Deskriptif Kualitatif tentang Peran Kelompok Tani dalam Meningkatkan Produksi Tanaman Padi di Desa Mancasan Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo)

Nugroho, Bayu Ari (2012) PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN PADI DI DESA MANCASAN KECAMATAN BAKI KABUPATEN SUKOHARJO (Studi Deskriptif Kualitatif tentang Peran Kelompok Tani dalam Meningkatkan Produksi Tanaman Padi di Desa Mancasan Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (131Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRACT BAYU ARI NUGROHO D0307075, The Role of Farmer Group in Improving the Rice Plant Productivity (A Descriptive Qualitative Study on the Role of Farmer Group in Improving the Rice Plant Productivity in Mancasan Village of Baki Sub-District of Sukoharjo Regency), Thesis of Sociology Department. Social and Political Sciences Faculty. Sebelas Maret University. 2012. This research aims to find out the role of farmer group in improving their household life wellbeing, to find out the farmers’ readiness in receiving new knowledge on agricultural development and to find out the rice plant productivity. The theory used in this research was organizational theory suggested by Etzioni and Ghorphade. This study was a descriptive qualitative research. Techniques of collecting data used were observation, interview and documentation. To validate the data, data triangulation was used, the one by utilizing something external to the data. The sampling technique used in this research was random sampling one, with the criterion of the rice farmer belonging to farmer group. The informant consisted of 9 rice farmers, all of which came from Farmer Groups in Mancasan Village of Baki Sub-District of Sukoharjo Regency, and 1 informant from agricultural office (Field Illuminator). The result of research describe that the farmer group in Mancasan Village of Baki Sub-District played three roles: learning class, cooperation vehicle and production unit. From the observation, the role of farmer group as learning class included the illumination about planting pattern, pest controlling, correct planting and fertilizing method, because the farmer acquired a wider knowledge after joining the farmer group. The role of farmer group as cooperation vehicle could be seen in routinely meeting for discussing agricultural activities about planting pattern, fertilizing, correct planting method from seedling, planting, maintaining (irrigating), to pest eradication. The farmers obtaining such the illumination then applied it. When there were some obstacles faced, the chief of farmer group would hold discussion to cope with such the obstacle by involving the field illuminator and village apparatuses. Thus, there was cooperation established between the farmers, chief of farmer group, field illuminator and village apparatuses. Production unit started with seedling, soil cultivation and basic fertilizing, planting, maintaining (irrigating and pest-disease control), and harvest yield and post-harvesting. Becoming the member of farmer group, the farmers could improve their harvest yield. It could be seen from the increase in their harvest income after becoming the members of farmer group compared that before. BAYU ARI NUGROHO D0307075, Peran Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Produksi Tanaman Padi (Studi Deskriptif Kualitatif Mengenai Peran Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Produksi Tanaman Padi di Desa Mancasan Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo), Skripsi jurusan Sosiologi. Fakultas ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Sebelas Maret. 2012. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui peran kelompok tani dalam meningkatkan kesejahteraan hidup rumah tangganya, untuk mengetahui kesiapan para petani dalam menerima pengetahuan baru tentang pembangunan pertanian serta untuk mengetahui hasil produksi tanaman padi. Teori yang digunakan untuk mengkaji penelitian ini adalah Teori organisasi yang dikemukakan oleh Etzioni dan Ghorpade. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menguji validitas data digunakan triangulasi data yaitu teknik pemeriksaan keabsahan data dengan memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data tersebut. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik sample random sampling, dengan dasar petani padi yang menjadi anggota kelompok tani. Sebagai informannya adalah 9 orang petani padi yang kesemuanya dari Kelompok tani di Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, dan 1 orang informan dari dinas pertanian (Petugas Penyuluh Lapangan). Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa peran kelompok tani di Desa Mancasan Kecamatan Baki, mempunyai 3 peran yaitu sebagai kelas belajar, wahana kerja sama dan unit produksi. Peran kelompok tani sebagai kelas belajar Dari penelitian yang saya lakukan, penyuluhan tentang pola tanam, pengendalian hama, cara menanam padi yang benar dan pemupukan termasuk dalam kelas belajar karena petani mendapat pengetahuan yang lebih luas setelah masuk menjadi anggota kelompok tani. Peran kelompok tani sebagai wahana kerjasama terlihat pada saat ada pertemuan rutin untuk membahas kegiatan pertanian tentang pola tanam, pemupukan, cara menanam padi yang baik mulai dari persiapan benih, penanaman, pemeliharaan (pengairan) serta pemberantasan hama. Petani yang mendapat penyuluhan tentang hal tersebut kemudian menerapkannya. Apabila ada hambatan dan kendala yang dialami petani tentang hal di atas, langkah ketua kelompok tani yaitu mengadakan musyawarah untuk mengatasi hambatan tersebut dengan melibatkan petugas penyuluh lapangan dan pamong desa. Dengan demikian, terjalin kerjasama antara petani, ketua kelompok tani, petugas penyuluh lapangan dan pamong desa. Unit Produksi dimulai dari persiapan benih, pengolahan tanah dan pemupukan dasar, penanaman, pemeliharaan (pengairan dan pengendalian hama penyakit), dan hasil panen dan pasca panen. Dengan menjadi anggota kelompok tani, petani dapat meningkatkan hasil panennya. Hal ini terlihat dari kenaikan pendapatan panen petani sebelum dan sesudah menjadi anggota kelompok tani.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    H Social Sciences > HM Sociology
    H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 23 Apr 2014 03:09
    Last Modified: 23 Apr 2014 03:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12857

    Actions (login required)

    View Item