GREEN EDUCATION IN BRIDGE CARD GAME: ALTERNATIF METODE PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK KELAS 4 SEKOLAH DASAR PADA POKOK BAHASAN SALING KETERGANTUNGAN ANTAR MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGANNYA

Santoso, Agus Muji and Setyowati, Elly and Budiretnani, Dwi Ari and Nurmilawati, Mumun (2012) GREEN EDUCATION IN BRIDGE CARD GAME: ALTERNATIF METODE PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK KELAS 4 SEKOLAH DASAR PADA POKOK BAHASAN SALING KETERGANTUNGAN ANTAR MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGANNYA. Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi, 9 (1). pp. 373-379.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (561Kb) | Preview

    Abstract

    Terbatasnya beberapa daya dukung satuan pendidikan, pembelajaran lingkungan hidup pada jenjang dasar di Kota Kediri masih dilaksanakan secara konvesional. Selain itu, kajian penggunaan kartu bridge dalam dunia pendidikan belum banyak dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menransformasikan fungsi kartu bridge menjadi media edukasi penanaman nilai lingkungan hidup untuk peserta didik sekolah dasar kelas 4 pada materi saling ketergantungan antar makhluk hidup dengan lingkungannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif - kualitatif. Sintesis produk diawali dari studi kasus yang dilanjutkan uji coba satu kali di SDN Mojoroto I, Kediri. Produk diujicobakan dan disempurnakan sebanyak tiga kali, pada tiga sekolah dasar berbeda di Kota Kediri (SDN Mojoroto II, SDN Blabak III, SDN Rejomulyo). Efektifitas metode diketahui dengan menggunakan indikator tes ranah kognitif dan afektif melalui pre dan post test, kemudian dianalisis dengan uji t berpasangan. Data ranah psikomotor diperoleh dengan observasi non partisipan dan terstruktur, selanjutnya dianalisis dengan membandingkan skor perolehan dengan skor kriterium kemudian dibandingkan dengan KKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai tes ranah kognitif (df=11, n=12) pada tahap pengujian I tidak signifikan (thit 1,185< ttabel 1,796), sedangkan tahap II dan III ada perbedaan yang signikan (secara berurutan: thit 2,4391 > ttabel 1,796 dan thit 2,3592 > ttabel 1,796) dengan rata-rata N-Gain tahap I, II, III sebesar 0,02; 0,08; dan 0,15; (2) hasil tes ranah afektif (df=11,n=12) pada tahap I, II, dan III menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (pada ttabel 1,796) secara berurutan: 0,4939; 1,4776; 0,8013, sedangkan N-Gain nya berurutan 0; 0,08; 0,06; (3) ketuntasan ranah psikomotor tahap I, II, III sebesar 85%, 85%, 83%. Adapun rata-rata validasi metode yang dilakukan sebanyak tiga kali sebesar 97,53. Kompleksitas aspek -aspek pembentukan nilai pada ranah afektif peserta didik menjadi salah satu faktor bahwa produk ini belum memberikan hasil yang lebih optimal pada ranah afektif. Kata kunci: bridge card game, pembelajaran lingkungan hidup, siswa sekolah dasar.

    Item Type: Article
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
    Depositing User: Faisal Dharma Adhinata
    Date Deposited: 22 Apr 2014 16:23
    Last Modified: 22 Apr 2014 16:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12822

    Actions (login required)

    View Item