ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI MELON (Cucumis melo L.) DI KABUPATEN SRAGEN

Kusumasari, Wahyu Tri (2013) ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI MELON (Cucumis melo L.) DI KABUPATEN SRAGEN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (176Kb) | Preview

    Abstract

    Skripsi ini disusun untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani Melon; mengetahui pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi terhadap produksi Melon; mengetahui tingkat efisiensi ekonomi penggunaan faktor produksi usahatani melon di Kabupaten Sragen: dan menyusun rekomendasi penggunaan faktor-faktor produksi agar tercapai tingkat efisiensi ekonomi tertinggi. Metode dasar penelitian adalah metode deskriptif analitik dengan teknik survei. Penelitian dilakukan di Kecamatan Tanon dan Kecamatan Gemolong. Pemilihan sampel desa dilakukan dengan sengaja (purposive) dengan kriteria memiliki rata-rata luas panen dan produksi melon terbesar selama dua tahun terakhir di Kecamatan Tanon yaitu Desa Gawan dan Desa Slogo dan di Kecamatan Gemolong yaitu Desa Kwangen dan Desa Ngembatpadas. Jumlah petani sampel adalah 40 orang dan teknik pengambilan petani sampel dengan menggunakan proportional random sampling. Hubungan penggunaan faktorfaktor produksi dengan produksi dikaji dengan model regresi dengan model fungsi produksi Cobb Douglas. Uji yang dilakukan adalah uji F, uji keberartian koefisien regresi dengan uji t, dan perbandingan nilai produk marginal faktor produksi dengan harga faktor produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya usahatani melon sebesar Rp 53.153.700,00,00/ha/MT yang terdiri dari biaya tenaga kerja yaitu sebesar Rp 14.300.000,00/ha/MT, biaya sarana produksi Rp 37.385.100,00/ha/MT, dan biaya lain-lain sebesar Rp 1.468.600,00/ha/MT. Sedangkan penerimaan usahatani sebesar Rp 95.009.700,00/ha/MT dan pendapatan usahatani sebesar Rp 41.856.000,00/ha/MT. Rata-rata produksi melon di daerah penelitian adalah sebesar 32.100 kg/ha. Faktor produksi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi luas lahan, tenaga kerja, pupuk kandang, pupuk SP-36, pupuk ZA, pupuk KCl, pestisida cair dan pestisida padat. Rata-rata luas lahan (X1) yang digarap adalah 0,26 ha. Rata-rata penggunaan tenaga kerja (X3) 377 HKP/ha, pupuk kandang (X4) sebesar 3.391,54 kg/ha, pupuk SP-36 (X5) sebesar 412,50 kg/ha, pupuk ZA (X6) sebesar 521,85 kg/Ha, pupuk KCl (X7) sebesar 473,38 kg/ha, pestisida cair (X8) sebesar 11.550,97 cc/ha, dan pestisida padat (X9) sebesar 10,46 kg/ha.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Vera Suryaningsih
    Date Deposited: 22 Apr 2014 15:32
    Last Modified: 22 Apr 2014 15:32
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12807

    Actions (login required)

    View Item