ANALISIS KETERSEDIAAN PANGAN POKOK DAN POLA KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN NOGOSARI KABUPATEN BOYOLALI

Kusumawati, Triastuti Dewi (2013) ANALISIS KETERSEDIAAN PANGAN POKOK DAN POLA KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN NOGOSARI KABUPATEN BOYOLALI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (157Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketersediaan pangan pokok (beras), pola konsumsi pangan, tingkat konsumsi energi dan protein, kondisi ketahanan pangan, pengaruh pendapatan rumah tangga terhadap konsumsi energi dan konsumsi protein pada rumah tangga petani padi sawah di Kecamatan Nogosari Kabupeten Boyolali. Metode dasar penelitian ini adalah deskriptif analitis dan pelaksanaan penelitian menggunakan teknik survei. Penelitian dilakukan di Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali. Penentuan desa yang dijadikan daerah sampel dilakukan secara purposive, dengan pertimbangan desa tersebut memiliki produksi padi sawah tertinggi dan luas panen terluas. Penentuan kelompok tani sampel dilakukan secara purposive, yaitu Kelompok Tani Ketitang I dan Kelompok Tani Ketitang II. Pemilihan petani sampel menggunakan metode pengambilan sampel secara proporsional dan simple random sampling yang berjumlah 21 petani (Ketitang I) dan 9 petani (Ketitang II). Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, pencatatan, dan recall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat ketersediaan pangan pokok (beras) pada anggota rumah tangga petani padi sawah termasuk dalam kategori rendah (1.386,40 kkal/kap/hari). Beras merupakan pangan pokok bagi rumah tangga petani yang dikonsumsi sehari-hari. Umbi-umbian yang paling banyak dikonsumsi adalah singkong, dengan frekuensi konsumsi cukup. Pangan sumber protein nabati lebih sering dikonsumsi daripada pangan sumber protein hewani. Pangan sumber vitamin dan mineral seperti sayuran lebih sering dikonsumsi daripada buah-buahan. Pangan sumber lemak yang sering dikonsumsi adalah minyak goreng. Makanan jadi jarang dikonsumsi oleh rumah tangga petani. Rata-rata tingkat konsumsi energi anggota rumah tangga petani sebesar 84,96% termasuk kategori sedang, sedangkan untuk rata-rata tingkat konsumsi protein anggota rumah tangga sebesar 84,05% termasuk kategori sedang. Mayoritas rumah tangga petani, yaitu sebanyak 24 rumah tangga termasuk dalam kategori tahan pangan (80%). Pendapatan anggota rumah tangga berpengaruh nyata terhadap konsumsi energi dan konsumsi protein anggota rumah tangga padi sawah.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Vera Suryaningsih
    Date Deposited: 22 Apr 2014 15:22
    Last Modified: 22 Apr 2014 15:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12803

    Actions (login required)

    View Item