PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN DAN LATIHAN SERTA KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA ANAK KELOMPOK UMUR 10-12 TAHUN SSB GARUDA KUWU KECAMATAN KRADENAN KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2012

DATA, MAHENDRA (2013) PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN DAN LATIHAN SERTA KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA ANAK KELOMPOK UMUR 10-12 TAHUN SSB GARUDA KUWU KECAMATAN KRADENAN KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2012. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (270Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) Pengaruh pendekatan bermain dan latihan terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada anak kelompok umur 10-12 tahun SSB Garuda Kuwu Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan tahun 2012. (2) Pengaruh kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada anak kelompok umur 10-12 tahun SSB Garuda Kuwu Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan tahun 2012. (3) Interaksi antara pendekatan bermain dan latihan serta kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada anak kelompok umur 10-12 tahun SSB Garuda Kuwu Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan tahun 2012. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SSB Garuda Kuwu kelompok umur 10-12 Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan tahun 2012 dengan jumlah 28 siswa. Dari jumlah populasi 28 orang dilakukan tes dan pengukuran kelincahan dimana hasil tes dan pengukuran kelincahan diklasifikasikan menjadi dua yaitu kelincahan tinggi dan kelincahan rendah. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran kelincahan shuttle run dari Eri Pratikayo Dwikusworo (2010 : 46). Dan tes kemampuan menggiring bola berliku-liku (zig-zag) sepak bola dari Nobert Rogalski & Ernest G. Diegel yang dikutip oleh Toto Subroto dan Soekatamsi (2008 : 12.17). Teknik analisis data yang digunakan adalah ANAVA 2 x 2 dan uji Newman Keuls. Hasil penelitian : Hasil penelitian diperoleh nilai reliabilitas tes awal kemampuan menggiring bola berliku-liku (zig-zag) SSB Garuda Kuwu Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan 2012 adalah 0,965 dan nilai reliabilitas tes akhir kemampuan menggiring bola berliku-liku (zig-zag) SSB Garuda Kuwu Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan 2012 adalah 0,966. Dari uji normalitas diperoleh nilai Lhitung pada tes awal kelompok 1, kelompok 2, kelompok 3, dan kelompok 4 dan nilai Lhitung pada tes akhir kelompok 1, kelompok 2, kelompok 3, dan kelompok 4 lebih kecil dari nilai Ltabel dengan taraf signifikansi 5%, sehingga disimpulkan bahwa data tes awal dan tes akhir kelompok 1, kelompok 2, kelompok 3, dan kelompok 4 berdistribusi normal. Dari uji homogenitas dipereoleh nilai 2 hitung dari tes awal dan tes 2 tabel dengan taraf signifikansi 5%, sehingga disimpulkan bahwa kelompok 1, kelompok 2, kelompok 3, dan kelompok 4 memiliki varian yang homogen. Berdasarkan hasil analisis varians dua faktor, dari 4 kelompok yang diberi perlakuan latihan pliometrik diperoleh nilai Fo sebesar 9,1327 lebih besar dari Ft = 4,11 dengan taraf signifikansi 5%. Dari analisis lanjutan diketahui ternyata menggiring bola dengan pendekatan latihan memiliki peningkatan yang lebih baik terhadap kemampuan menggiring bola dengan nilai rata-rata yaitu 2,317. Sedangkan hasil analisis dua faktor pada kelompok mah asiswa berdasarkan klasifikasi kelincahan diperoleh nilai Fo = 5,2767 lebih besar dari Ft = 4,11 dengan taraf signifikansi 5%. Dari analisis lanjutan diketahui ternyata siswa yang memiliki kelincahan tinggi mempunyai peningkatan yang lebih baik terhadap kemampuan menggiring bola sepakbola dengan nilai rata-rata yaitu 2,317. Sementara hasil analisis dua faktor interaksi antara pendekatan bermain dan latihan serta kelincahan diperoleh nilai Fo = 6,6462 lebih besar dari Ft = 4,11 dengan taraf signifikansi 5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa antara pendekatan bermain dan latihan serta kelincahan, ada interaksi dalam peningkatan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola Kesimpulan penelitian ini adalah. (1) Ada pengaruh pendekatan bermain dan latihan terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada anak kelompok umur 10-12 tahun SSB Garuda Kuwu Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan tahun 2012. (2) Ada pengaruh kelincahan tinggi dan kelincahan rendah terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada anak kelompok umur 10-12 tahun SSB Garuda Kuwu Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan tahun 2012. (3) Ada interaksi antara pendekatan bermain dan latihan serta kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada anak kelompok umur 10-12 tahun SSB Garuda Kuwu Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan tahun 2012. Kata kunci : pendekatan bermain, latihan, kelincahan, kemampuan menggiring bola. ABSTRACT The purpose of this study to determine: (1) Effect of the approach play and practice on dribbling skills in the game of football at a young age group 10-12 years Garuda Kuwu SSB Sub Kradenan Grobogan District in 2012. (2) The influence of agility on dribbling skills in the game of football at a young age group 10-12 years Garuda Kuwu SSB Sub Kradenan Grobogan District in 2012. (3) The interaction between the approach to playing and training and agility on dribbling skills in the game of football at a young age group 10-12 years Garuda Kuwu SSB Sub Kradenan Grobogan District in 2012. This research uses experimental methods. The subjects in this study were all students SSB Garuda Kuwu age group 10-12 District Kradenan Grobogan District in 2012 with the number of 28 students. Of the total population of 28 people do the test and measurement of agility in which the results of the test and measurement agility agility classified into two: high and low agility. Data collection techniques to the test and measurement of agility shuttle run Eri Pratikayo Dwikusworo (2010: 46). And dribbling skills test winding (zig-zag) football from Nobert Rogalski & Ernest G. Diegel cited by Toto Subroto and Soekatamsi (2008: 12:17). The data analysis technique used is 2 x 2 ANOVA and Newman Keuls test. The results: The results obtained initial test reliability values dribbling skills zigzag (zig-zag) Garuda Kuwu SSB Sub Kradenan Grobogan District 2012 is 0.965 and the value of the final test reliability dribbling skills zigzag (zig-zag) SSB Garuda Kuwu Sub Kradenan Grobogan District 2012 is 0.966. From the normality test on the values obtained Lhitung initial test group 1, group 2, group 3 and group 4 and Lhitung value at the end of the test group 1, group 2, group 3 and group 4 is smaller than Ltabel with a significance level of 5%, thus concluded that the initial test data and final test group 1, group 2, group 3 and group 4 were normally distributed. From the abel with a significance level of 5%, so it was concluded that the group 1, group 2, group 3 and group 4 had homogeneous variance. Based on the results of two-factor analysis of variance, of the four groups that were subjected to exercise pliometrik Fo values obtained at 9.1327 is greater than Ft = 4.11 with a significance level of 5%. Of note turns up analysis dribble training approach has better improvement on the ability to dribble with the average value is 2.317. While the results of the analysis of these two factors on the student agility classification obtained value Fo = 5.2767 is greater than Ft = 4.11 with a significance level of 5%. From further analysis turned out to students who are known to have high agility has improved for better soccer dribbling skills with the average value is 2.317. While the results of the analysis of the interaction between these two factors play approaches and training and agility gained value Fo = 6.6462 is greater than Ft = 4.11 with a significance level of 5%, so it can be concluded that the approach to playing and training and agility, no interaction in improving dribbling skills in the game of football The conclusion of this research is. (1) There is the influence of play and exercise approach to dribbling skills in the game of football at a young age group 10- 12 years Garuda Kuwu SSB Sub Kradenan Grobogan District in 2012. (2) There is the influence of high agility and agility are low on dribbling skills in the game of football at a young age group 10-12 years Garuda Kuwu SSB Sub Kradenan Grobogan District in 2012. (3) There is interaction between the approach to playing and training and agility on dribbling skills in the game of football at a young age group 10-12 years Garuda Kuwu SSB Sub Kradenan Grobogan District in 2012. Keywords: approach play, practice, agility, dribbling skills.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Nurrahma Restia
    Date Deposited: 03 May 2014 17:33
    Last Modified: 03 May 2014 17:33
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12753

    Actions (login required)

    View Item