HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, MOTIVASI DAN SUPERVISI DENGAN KETEPATAN PENYUSUNAN PARTOGRAF YANG DILAKUKAN BIDAN

UTAMI, SRI (2013) HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, MOTIVASI DAN SUPERVISI DENGAN KETEPATAN PENYUSUNAN PARTOGRAF YANG DILAKUKAN BIDAN. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (Pengetahuan, Motivasi, Supervisi,Penyusunan Partograf) - Published Version
Download (684Kb) | Preview

    Abstract

    High maternal morbidity and mortality in most developing countries are primarily caused by post-partum bleeding, eclampsia, sepsis, and abortion complication. Much of the maternal morbidity and mortality are avoidable by effective preventive care, which among others is proper use of partograph. This study aimed to analyse the association between knowledge, motivation, and supervision perception, and appropriateness of filling out partograph. This study was analytic observational using cross-sectional approach. The study was conducted in March 2013. The accessible population was all midwives in Gresik district, totaling 393 people. A sample of 56 midwives was selected by simple random sampling. The independent variables were knowledge, motivation, and supervision perception. The dependent variable was appropriateness in filling out partograph. The data was collected by using a set of questionnaire. The data was analyzed by a multiple logistic regression model. The results showed a positive and statistically significant association between knowledge and appropriateness in filling out partograph. Higher knowledge increased the appropriateness in filling out partograph (b= 0.35; 95%CI 0.06 to 0.65; p = 020). There was a positive and statistically significant association between motivation and appropriateness in filling out partograph. Higher motivation increased the appropriateness in filling out partograph (b = 0.70; 95%CI0.04 to 0.1.37; p = 0.038). There was a positive and statistically significant association between supervision perception and appropriateness in filling out partograph. Better supervision perception increased the appropriateness in filling out partograph (b = 0.50; 95%CI 0.05 to 0.94; p = 0.030). The three independent variables (knowledge, motivation, and supervision perception) explained 41.8 % of the variation in appropriateness of filling out partograph. This association was statistically significant (p < 0.001). This study concludes that better knowledge, motivation, and supervision perception, are associated with the appropriateness in filling out partogaph. Tingginya kasus kesakitan dan kematian ibu di banyak negara berkembang terutama disebabkan oleh perdarahan pasca persalinan, eklampsia, sepsis dan komplikasi keguguran. Sebagian besar penyebab utama kesakitan dan kematian ibu tersebut dapat dicegah melalui upaya pencegahan yang efektif salah satunya yaitu penggunaan partograf secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, motivasi dan persepsi supervisi dengan ketepatan penyusunan partograf. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2013. Populasi sumber adalah seluruh bidan di Wilayah Kabubaten Gresik sebanyak 393. Ukuran sampel 56 bidan yang dipilih secara simple random sampling. Variabel independen: pengetahuan, motivasi, dan persepsi supervisi. Variabel dependen: ketepatan penyusunan partograf. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan model regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan secara statistik signifikan antara pengetahuan dengan penyusunan partograf. Pengetahuan yang tinggi tentang partograf akan meningkatkan ketepatan penyusunan partograf (b= 0.35; CI95% 0.06 hingga 0.65; p = 020). Terdapat hubungan positif dan secara statistik signifikan antara motivasi dengan penyusunan partograf. Motivasi yang tinggi meningkatkan ketepatan penyusunan partograf (b = 0.70; CI95% 0.04 hingga 0.1.37; p = 0.038). Terdapat hubungan yang positif dan secara statistik signifikan antara persepsi supervisi dengan penyusunan partograf. Semakin baik persepsi bidan tentang supervisi akan meningkatkan ketepatan penyusunan partograf (b = 0.50; CI95% 0.05 hingga 0.94; p = 0.030). Ketiga variabel (pengetahuan, motivasi dan persepsi supervisi) mampu menjelaskan variabel penyusunan partograf sebesar 41,8 % dan ketiga variabel tersebut berhubungan secara signifikan (p < 0.001). Kesimpulan, pengetahuan dan motivasi yang tinggi serta persepsi supervisi yang baik meningkatkan ketepatan penyusunan partograf.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RD Surgery
    Divisions: Pasca Sarjana
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 21 Apr 2014 23:10
    Last Modified: 21 Apr 2014 23:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12725

    Actions (login required)

    View Item