UJI SITOTOKSISITAS FRAKSI DAUN SIRSAK (Annona muricataL.) TERHADAP SEL HELA SECARA IN VITRO DAN PROFIL KANDUNGAN KIMIA FRAKSI TERAKTIF

Fitria , Meutia Srikandi (2013) UJI SITOTOKSISITAS FRAKSI DAUN SIRSAK (Annona muricataL.) TERHADAP SEL HELA SECARA IN VITRO DAN PROFIL KANDUNGAN KIMIA FRAKSI TERAKTIF. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF (Kanker serviks, Annona muricataL., sel HeLa, VLC, MTT Assay, KLT.) - Published Version
Download (274Kb) | Preview

    Abstract

    Cervical cancer is one type of cancer that has great potential death. The use of chemotherapeutic drugs cause more side effects for cancer patients. The use of natural ingredients drugs is an alternative for cancer, which one is leaves of soursop (Annona muricataL). This study aimed to determine the effect of cytotoxicity, the active fraction LC50value soursop leaves (A. muricataL.), and determine the fraction of active chemical constituents profile soursop leaves (A. muricataL.) against HeLa cells in vitro. A. muricataL. leaves were extracted in n-hexane, chloroform, ethyl acetate, and ethanol 96%. Each extract was tested cytotoxic on HeLa cells using MTT method {3 (4,5-dimethylthiazol-2-yl) -2,5-diphenyltetrazolium bromide} assay. Active extracts were fractionated using Vacuum Liquid Chromatography (VLC) in n-hexane and ethyl acetate solvent. The fractions are F1, F2, F3, F4, F5, F6, F7, and F8. Cytoxicity test of eachfraction was carried out on HeLa Cells using MTT method. Chemical content of active extracts and fractions were determined using Thin Layer Chromatography (TLC). The study resulted that soursoup leaves extracted in the n-hexane solvent is the most active extract. Its lowest LC50value is 0.436 µg/mL. F6 is the most active fraction that inhibited HeLa Cells growth. Its lowest LC50 level is 0.687 µg/mL, thus the soursop leaf fraction is cytotoxic on HeLa Cells. Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang memiliki potensi penyebab kematian besar. Penggunaan obat-obat kemoterapi lebih banyak menimbulkan efek samping bagi penderita kanker. Penggunaan obat bahan alam merupakan salah satu alternatif untuk penyakit kanker, salah satunya adalah daun sirsak (Annona muricataL.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sitotoksisitas, nilai LC50fraksi aktif daun sirsak (A. muricataL.), dan mengetahui profil kandungan kimia fraksi teraktif daun sirsak (A. muricataL.) terhadap sel HeLa secara in vitro. Daun A. muricataL. diekstraksi dengan n-heksan, kloroform, etil asetat, dan etanol 96 %. Setiap ekstrak diuji sitotoksik terhadap sel HeLa dengan metode MTT {3(4,5-dimethylthiazol-2-yl)-2,5-diphenyltetrazolium bromide} Assay. Ekstrak teraktif difraksinasi menggunakan Vacum Liquid Chromatography(VLC) dengan pelarut n-heksan dan etil asetat yaitu fraksi F1, F2, F3, F4, F5, F6, F7, dan F8. Setiap fraksi diuji sitotoksisitasnya terhadap sel HeLa dengan metode MTT. Ekstrak teraktif dan fraksi teraktif ditentukan kandungan senyawa kimianya menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan merupakan ekstrak teraktif dengan nilai LC50terendah yaitu 0,436 µg/mL. Fraksi yang paling aktif menghambat pertumbuhan sel HeLa adalah F6 dengan nilai LC50terendah yaitu 0,687 µg/mL. Berdasarkan nilai LC50disimpulkan bahwa fraksi daun sirsak bersifat sitotoksik terhadap sel HeLa.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
    Depositing User: Vignasari Kokasih
    Date Deposited: 21 Apr 2014 22:31
    Last Modified: 21 Apr 2014 22:31
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12718

    Actions (login required)

    View Item