FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN KE NON PERTANIAN DI KECAMATAN COLOMADU KABUPATEN KARANGANYAR

Winastri, Artiasa (2013) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN KE NON PERTANIAN DI KECAMATAN COLOMADU KABUPATEN KARANGANYAR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (337Kb) | Preview

    Abstract

    The aim of this research is to analyze factors which influence the farmers to convert the agricultural land. Background in the writing of this title is at the abundance of land conversion phenomenon that occurred in recent years, so much land that changes the function of the previous function. Government has laws to maintain the stability of the land area, as well as government programs such as sustainable land located in Central Java. The program has not been fully mobilize the community to save the land. Colomadu districts is an area that has a high conversion compared to other districts in Karanganyar, therefore researchers took Colomadu district as the area of analysis. Binary Logistic Regresion is used as research method. Data which is used in this research are farmer’s age, farmer’s education level, farmer’s number of dependents, farmer’s income, selling value of the land which is possessed by farmer, and the location of the land. This research used 150 respondents as samples. Respondents consist of farmers who have converted their land and farmers who haven’t converted their land. The result of this research is correlation which occured between farmer’s education level, farmer’s income, selling value of the lands with the farmer’s desire to convert their land. Whilst farmer’s age, farmer’s number of dependents, and land location have no effect with farmer’s judgement in converting their land. Keywords : Agricultural land, Conversion, sustainable land, Binary Logistic Regresion Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor - faktor yang mempengaruhi petani untuk mengalih fungsikan lahan pertanian. Latar belakang dalam penulisan judul ini adalah melihat banyaknya fenomena alih fungsi lahan yang terjadi beberapa tahun ini, sehingga banyak lahan yang berubah fungsi dari fungsi sebelumnya. Pemerintah mempunyai undang undang untuk menjaga kestabilan luas lahan, serta program pemerintah seperti Lahan lestari yang terdapat di Jawa Tengah. Program tersebut belum sepenuhnya menggerakkan masyarakat untuk menyimpan lahannya. Kecamatan Colomadu merupakan kawasan yang memiliki alih fungsi tinggi dibandingkan kecamatan lain di Kabupaten Karanganyar, oleh karena itu peneliti mengambil Kecamatan Colomadu sebagai daerah analisis. Metode penelitian menggunakan Binary Logistic Regresion. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah umur petani, tingkat pendidikan petani, jumlah tanggungan keluarga petani, pendapatan petani, nilai lahan yang dimiliki oleh petani dan lokasi lahan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 150 responden yang terdiri dari petani yang sudah mengalih fungsikan lahannya dan petani yang tidak mebgalih fungsikan lahannya. Hasil dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara tingkat pendidikan petani, pendapatan petani dan nilai lahan petani dengan keinginan petani untuk mengalih fungsikan lahannya. Sedangan umur petani, jumlah tanggungan keluarga dan lokasi lahan tidak berpengaruh pada keputusan petani untuk mengalih fungsikan lahannya. Kata kunci : Lahan Pertanian, Alih Fungsi, Lahan Lestari, Binary Logistic Regresion

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan
    Depositing User: Tri Wahyu Prasetyo
    Date Deposited: 20 Apr 2014 12:46
    Last Modified: 20 Apr 2014 12:46
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12592

    Actions (login required)

    View Item