PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN IKAN SIDAT (Anguilla bicolor) FASE ELVER DENGAN PEMBERIAN CACING TANAH (Lumbricus rubellus) SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF

Purwati, Anis (2013) PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN IKAN SIDAT (Anguilla bicolor) FASE ELVER DENGAN PEMBERIAN CACING TANAH (Lumbricus rubellus) SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (286Kb) | Preview

    Abstract

    Eel (Anguilla bicolor) is one of fish that have high economic value and they are potential to be cultivated. Production of eel in Indonesia is still low. It is because technology of cultivation eel still weak, especially in feed problems. Feed is one of the factors that determine t he success of cultivation. Quality of feed influent on growth and survival rate. This research were aimed to study the growth and survival rate of eel givingly earthworm as alternative feed, and determine optimum proportion of earthworm as alternative feed. This study used complete random design with five treatments of earthworm proportion i.e 0% , 25%, 50%, 75% and 100%. Elver phase of eel was maintained in aquarium for 3 months. Feed was given every three times a day i .e at 08:00, 13:00 and 18:00. Data i.e length and weight were measured every week. The results showed that the best treatments was feeding 100% silkworm (natural feed), produced 3.333 ± 0.2082 cm of length growth, and 0.933 ± 0.0577 grams of weight growth. Whereas the optimum concentration of feed combination was 25% earthworm +75% silkworm. Survival rate for all treatments was 100%, except feeding with 100% earthworms was 90%. Keyword: Eel, Earthworm, Growth, Survival Sidat ( Anguilla bicolor) merupakan salah satu ikan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi untuk dibudidayakan. Produksi sidat di Indonesia masih rendah karena masih lemahnya teknologi budidaya khususnya masalah pakan. Pakan merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya. Kualitas pakan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kelulushidupan ikan sidat dengan pakan alternatif berupa cacing tanah, dan menentukan proporsi pakan alternatif yang optimum. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu pemberian pakan dengan proporsi cacing tanah 0%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Ikan sidat yang digunakan adalah ikan sidat fase elver umur 4 bulan. Sidat dipelihara dalam akuarium selama 3 bulan. Pakan diberikan tiap tiga kali sehari yaitu pada pukul 08:00, 13:00 dan 18:00. Data yang dikoleksi adalah data pertumbuhan yang meliputi pengukuran panjang dan penimbangan berat yang diukur tiap seminggu sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan sidat yang diberi pakan alami (100% cacing sutra) menghasilkan pertambahan panjang terbaik yaitu sebesar 3.333 ± 0. 2082 cm, pertambahan berat terbaik yaitu sebesar 0.933 ± 0.0577 gram. Sedangkan konsentrasi kombinasi pakan yang optimum bagi pertumbuhan sidat adalah pakan dengan proporsi 25% cacing tanah + 75% cacing sutra dengan pertambahan panjang sebesar 2.833 ± 0.0577 cm dan pertambahan berat sebesar 0.800 ± 0.1 gram. Tingkat kelulushidupan untuk semua perlakuan yaitu 100%, kecuali pada perlakuan 100% cacing tanah yaitu sebesar 90%. Kata kunci: Ikan Sidat, Cacing Tanah, Pertumbuhan, Kelulushidupan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Q Science > QL Zoology
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
    Depositing User: Tri Wahyu Prasetyo
    Date Deposited: 20 Apr 2014 12:12
    Last Modified: 20 Apr 2014 12:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12586

    Actions (login required)

    View Item