Model Live Skill Education dengan Pendekatan Experiential Learning Untuk Menurunkan Distress Mahasiswa

Agustin, Rin Widya (2012) Model Live Skill Education dengan Pendekatan Experiential Learning Untuk Menurunkan Distress Mahasiswa. .

[img] Microsoft Word - Published Version
Download (28Kb)

    Abstract

    Keberfungsian mental yang sehat dan kuat adalah kebutuhan mendasar dan vital keberlangsungan hidup manusia. Berhadapan dengan stressfull yang signifikan, mahasiswa sebagai generasi berkualitas bangsa diharapkan menunjukkan performa maksimal dan optimal dalam setiap peranannya sebagai wujud prestasi yang berarti tanggung jawab dan kemajuan diri selajutnya kemajuan bangsa. Distress yang dialami mahasiswa sebagai dampak ketidakberhasilan menghadapi stress akan menghalangi pencapaian performa yang diharapkan. Keberhasilan menghadapi stress ditentukan oleh proses mental yang berfungsi positif. Pelatihan Mental Control merupakan model live skill education berupa program intervensi dalam rangka membantu menurunkan tingkat distress yang dialami Mahasiswa. Program ini diharapkan menjadi salah satu strategi pembangunan manusia generasi bangsa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pelatihan Mental Control untuk menurunkan tingkat distress mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitihan eksperimental berupa pretest - postest control group design. Subyek penelitian 46 Mahasiswa Distres beberapa Fakultas di Universitas Sebeles Maret Surakarta, dibagi dalamkelompok eksperimen dan kontrol dengannonrandom sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner distress untuk pretest, postest dan tindak lanjut. Kemudian, data dianalisis menggunakan analisis Mann – Whitney U-test atau Perbandingan Gain Score. Hasil evaluasi terhadap penerapan ketampilan self control sebelumnya, merumuskan perubahan fungsi dan kedudukan self talk yang sebelumnya sebagai salah satu dari 5 aspek self control menjadi media dalam proses pengendalian proses-proses mental yang signifikan bekerja dalam stress. Dengan demikian rumusan perubahan ini disebut Ketrampilan Mental Control. Hasil analisis data menunjukkan perhitungan nilai Mann – Whitney U adalah 115,500 dengan signifikansi 0,001 (p < 0,05), terdapat perbedaan gain score antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol setelah perlakuan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pelatihan Mental Control efektif untuk menurunkan tingkat distress mahasiswa. Perbandingan mean menujukkan perbedaan yang signifikan antara Distress between pre-post pada Kelompok Eksperimen, sebaliknya dengan Kelompok Kontrol.

    Item Type: Article
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: Lynda Rahmawati
    Date Deposited: 19 Apr 2014 21:27
    Last Modified: 19 Apr 2014 21:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12556

    Actions (login required)

    View Item