FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUSAHA PENGGILINGAN PADI DALAM PENGEMBALIAN KREDIT DI BRI KANTOR CABANG PEMBANTU (KCP) KARANGANYAR

Shelladara , Adelia Bintang Ayu (2013) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUSAHA PENGGILINGAN PADI DALAM PENGEMBALIAN KREDIT DI BRI KANTOR CABANG PEMBANTU (KCP) KARANGANYAR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (125Kb) | Preview

    Abstract

    Adelia Bintang Ayu Shelladara. H0809002. “Factors that influence entrepreneur rice mills in the return credit BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Karanganyar”. Under the duidance of Ir. Marcelinus Molo, M.S., PhD. and Widiyanto, S.P., M.Si. The development of rice mill agroindustry should be concerned as its significant in processing the post-harvest grain in to rice. Credits from Bank is one of the important factor to consider in the development of rice mill agroindustry. In time credit payment is highly recommended. The objective of this research is to know exact time of this credit payment, characteristic of factors influencing credit payment, and know far the relation between those factors with the credit payment the rice mill industries by the year of 2010-2013 in BRI KCP Karanganyar. The method used in this research is descriptive analysis. The location is in Karanganyar because it has a high contribution in grain agroindustry in Indonesia. BRI KCP Karanganyar is chosen because BRI in general has a high contribution in giving loan in agribusiness sector and also have a lot customers in Karanganyar. Data used in this research is primary data and secondary data. Data analysis is a descriptive statistic analysis with the mid point is the measure intention. The data available is the ordinal data and mentioned in score. To know the factor influencing by the coefficient analysis using range spearmaneith the 95% trust measurement. The research result shows the measurement by rank spearman from 9 factors that have relation with the date of credit payment there are 4 factors having significant relation, namely month income with the 0,780 coefficient correlation (strong), term of industry with the 0,366 coefficient correlation (closely related), period of credit payment with 0,671 coefficient correlation (strong), the total number of loan has -0,559 coefficient correlation (strong). The conclusion of this research is the average data of payment by the entrepreneur is before the dateline payment (2 days before the one month); the factoring influencing credit payment is age 40-50 years old, senior high school education, 3-4 numbers of family who should be taken care of, in come under 5 million rupiahs; 5 -10 years term of bussines, 10-15 km distant between the business place and the bank, 12 -14 month period of the credit payment, 5-6 loan frequency, and 100-400 million rupiahs total number of loan; and the significant factor influencing the payment is the income; term of business, period of payment and total loan. Its recommended to the rice mill entrepreneur to develop the network in its business and its management to be better. For the bank if is recommended to distribute the credit to the grainmill entrepreneur. As good performance in the recent 3 years, bank concern in 4 significant factors to giving credit for grain mill agroindustry, and for the government is hoped to be more concern in stating the credit policy in agribusiness sector. Adelia Bintang Ayu Shelladara. H0809002. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengusaha Penggilingan Padi dalam Pengembalian Kredit di BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Karanganyar”. Dibimbing Oleh Ir. Marcelinus Molo, M.S., PhD. dan Widiyanto, S.P., M.Si. Pengembangan agroindustri penggilingan beras perlu diperhatikan, mengingat peran pentingnya dalam pengolahan gabah pasca panen menjadi beras. Modal kredit di bank merupakan salah satu faktor dalam pengembangan agroindustri penggilingan padi. Pengembalian angsuran tepat pada waktunya sangat dianjurkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu pengembalian kredit, karakteristik dari faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengembalian kredit, dan seberapa jauh hubungan antara faktor yang tersebut dengan waktu pengembalian kredit oleh pengusaha penggilingan padi kurun waktu 2010 sampai 2013 di BRI KCP Karanganyar. Metode dari penelitian ini adalah analisis deskriptif. Lokasi penelitian adalah Karanganyar karena memiliki kontribusi besar dalam agroindustri beras di Indonesia, BRI KCP Karanganyar dipilih karena BRI secara umum memiliki kontribusi pinjaman sektor agribisnis besar dan juga memiliki nasabah di sekitar Karanganyar. Data yang digunakan pada penelitian merupakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dengan pengukuran kecenderungan pada nilai tengah, data tersaji dalam data primer merupakan data ordinal, untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi dengan analisis korelasi menggunakan Rank Spearman, pengujian signifikansi dengan kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan perhitungan Rank Spearman dari 9 faktor yang memiliki hubungan dengan waktu pengembalian kredit terdapat 4 faktor yang memiliki hubungan signifikan yaitu pendapatan usaha per bulan dengan koefisien korelasi sebesar 0,780 (kuat), lama usaha dengan koefisien korelasi sebesar 0,366 (cukup erat), jangka waktu pengembalian kredit dengan koefisien korelasi sebesar 0,671 (kuat), jumlah pinjaman yang memilik dengan koefisien korelasi sebesar -0,559 (kuat). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengembalian yang dilakukan oleh pengusaha penggilingan padi adalah sebelum hari H (2 hari sebelum akhir bulan setiap bulan); karakteristik dari faktor-faktor yang mempengaruhi pengembalian kredit diantaranya adalah umur antara 40-50 tahun, pendidikan lulusan SMA, tanggungan keluarga 3-4 orang, pendapatan kurang dari 5 juta perbulan, lama usaha 5-10 tahun, jarak antara tempat usaha dengan bank 10-15 km, jangka waktu pengembalian 12-14 bulan, frekuensi pinjaman 5-6 kali, dan jumlah pinjaman 100-400 juta; dan faktor yang signifikan mempengaruhi pengembalian adalah pendapatan, lama usaha, jangka waktu pengembalian serta jumlah pinjaman. Disarankan pengusaha penggilinan padi meningkatkan jaringan dalam usaha yang sama dan manajemen usaha yang lebih baik, untuk pihak bank agar memperhatikan faktor yang berpengaruh signifikan sebelum member pinjaman, dan pemerintah untuk lebih memperhatikan kebijakan kredit sektor agribisnis.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HG Finance
    S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Tri Wahyu Prasetyo
    Date Deposited: 19 Apr 2014 20:46
    Last Modified: 19 Apr 2014 20:46
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12530

    Actions (login required)

    View Item