STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL KRECEK DI KECAMATAN BANYUDONO KABUPATEN BOYOLALI

Rahmanto , Sigit Joko (2013) STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL KRECEK DI KECAMATAN BANYUDONO KABUPATEN BOYOLALI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (144Kb) | Preview

    Abstract

    SigitJokoRahmanto. H0808145. 2013. "The Development Strategy of Krecek Small Industry in Banyudono Subdistrict Boyolali Regency”. Faculty of Agriculture.Sebelas Maret University of Surakarta.Under the guidances of Dr. Ir. Eny Lestari, M.Si and WiwitRahayu, SP, MP. The objectives of this study were to analyze the internal and external factors, formulate alternative strategies and determine the strategic priorities in the development of krecek small industry in Banyudono Subdistrict Boyolali Regency. The basic method of this study is used analytical descriptive with a survey research techniques. The research was conducted in Banyudono Subdistrict Boyolali Regency. Method of data analysis used the IFE matrix, EFE matrix, SWOT matrix and QSP matrix. The results showed that the strength of the krecek small industry in Banyudono Subdistrict Boyolali Regency commercialize them have long experience, quality of human resources, quality durable product. Weaknesses including lack of operating capital, production processes krecek through many stages, poor business management. Opportunities wassafe environmental conditions, the introduction of technology in the production krecek, krecek demand throughoutthe year, easily available labor, the demand for high krecek when the month of fasting and the feast. Threats include competition held krecek prices on the market, fluctuations in raw material prices krecek, a business competitor krecek from other areas, the lack of intensity of the guidance and direct supervision of the local government. The resulting alternative strategy is increase production by making use of technological developments cutting machine skin to meet consumer demand, establish special food made from the skin as a culinary icon in Boyolali district, maintaining existing markets and expand its marketing network to various markets, krecek optimize production and to diversify the products taste good, form krecek and packaging, optimize production krecek when dry season in preparation for the arrival of the rainy season, maintain and improve product quality, cooperation with Government krecek area related to the guidance and mentoring efforts on industrial. strategy Priorities generated krecek is increasing production by utilising technological developments leather cutting machine to meet consumer demand. Sigit Joko Rahmanto. H0808145. 2013. “Strategi Pengembangan Industri Kecil Krecek di Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali”. Fakultas Pertanian. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dibawah bimbingan Dr. Ir. Eny Lestari, M.Si dan Wiwit Rahayu, SP. MP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal,merumuskan alternatif strategi dan menentukan prioritas strategi dalam pengembangan industri kecil krecek di Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali. Metode dasar penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik survei. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali. Metode analisis data yang digunakan yaitu matriks IFE, matriks EFE, matriks SWOT dan matriks QSP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan yang dimiliki oleh industri kecil krecek di Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali diantaranya pengalaman mengusahakan krecek sudah lama, kualitas SDM yang baik, kualitas produk yang tahan lama. Kelemahan yang dimiliki diantaranya terbatasnya modal dalam menjalankan usaha, proses produksi krecek melalui banyak tahapan, manajemen usaha yang kurang baik. Peluang yang dimiliki diantaranya kondisi lingkungan yang aman, adanya perkenalan teknologi dalam produksi krecek, permintaan krecek sepanjang tahun, tenaga kerja mudah didapat, permintaan terhadap krecek tinggi ketika bulan puasa dan hari raya. Ancaman yang dimiliki diantaranya persaingan harga krecek yang beredar di pasaran, fluktuasi harga bahan baku krecek, adanya pesaing bisnis krecek dari daerah lain, kurangnya intensitas bimbingan dan pengawasan langsung dari pemerintah daerah setempat. Alternatif strategi yang dihasilkan yaitu meningkatkan produksi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi mesin pemotong kulit untuk memenuhi permintaan konsumen, mendirikan pusat makanan khas berbahan dasar kulit sebagai icon kuliner di Kabupaten Boyolali, mempertahankan pasar yang sudah ada dan memperluas jaringan pemasaran krecek ke berbagai pasar, mengoptimalkan kegiatan produksi dan melakukan diversifikasi produk krecek baik rasa, bentuk dan kemasan, mengoptimalkan kegiatan produksi krecek ketika musim kemarau untuk persiapan datangnya musim hujan, mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk krecek, kerjasama dengan pemerintah daerah setempat terkait dengan bimbingan dan pendampingan usaha pada industri kecil krecek Prioritas strategi yang dihasilkan adalah meningkatkan produksi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi mesin pemotong kulit untuk memenuhi permintaan konsumen.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Tri Wahyu Prasetyo
    Date Deposited: 19 Apr 2014 20:42
    Last Modified: 19 Apr 2014 20:42
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12524

    Actions (login required)

    View Item