KAJIAN KEKUATAN PEMBUKTIAN TERHADAP DUA VISUM ET REPERTUM YANG BERBEDA PADA KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA ( Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 2194.K/Pid.Sus/2009 )

Pratama, Kuria Yoga (2013) KAJIAN KEKUATAN PEMBUKTIAN TERHADAP DUA VISUM ET REPERTUM YANG BERBEDA PADA KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA ( Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 2194.K/Pid.Sus/2009 ). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1280Kb) | Preview

    Abstract

    Kurnia Yoga Pratama. E 0007271. Examine of Evidence Strength against to Two Different Visum Et Repertum in the Domestic Violence Cases (Study of Supreme Court Verdict No. 2194.K/Pid.Sus/2009). Law Faculty, Sebelas Maret University. The purposes of this study included 1) to find out the Supreme Court verdict about the differences that exist in two visum et repertum filed in Case No. 2194.K/Pid.Sus/2009, 2) to identify and acquire the evidence strength of visum et repertum in perspective of judges who adjudicate Case Number 2194. K/Pid.Sus/2009. The research type used in this law writing is normative legal research or doctrinal study. This research is prescriptive and applied. The problem approach used is normative juridical approach. The type of law material used in this study is primary legal materials and secondary legal materials. Data collection techniques in this study are the literature study. The data analysis technique used is the syllogism method and interpretation method, by used deductive thinking patterns. Based on the research results, it can be concluded: 1) In the case of domestic violence that occurred in the Supreme Court verdict Number 2194.K/Pid.Sus/2009, there are results two different of Visum et Repertum where in the August 7, 2007 done first Visum et Repertum in order by investigator, and on August 9, 2007 made second Visum et Repertum also on the order of investigator the results between first and second Visum et Repertum there is difference. 2) Visum et Repertum contained in the Supreme Court verdict No. 2194.K/Pid.Sus/2009 can be categorized as evidence of expert testimony, documentary evidence, and the guide evidence. For the judge who tried the case, both Visum et Repertum can be accepted as evidence. Because among the Visum et Repertum are not contradictory. Keywords: strength of evidence, the two results of visum et repertum, domestic violence Kurnia Yoga Pratama. E 0007271. Kajian Kekuatan Pembuktian Terhadap Dua Visum Et Repertum Yang Berbeda Pada Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 2194.K/Pid.Sus/2009 ). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Tujuan penelitian ini yang meliputi 1) untuk mengetahui Putusan Mahkamah Agung mengenai perbedaan yang ada pada dua visum et repertum yang diajukan dalam Perkara Nomor 2194. K/Pid. Sus/ 2009; b) mengetahui dan mendapatkan kekuatan pembuktian visum et repertum dalam perspektif hakim yang mengadili Perkara Nomor 2194. K/Pid. Sus/ 2009. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah penelitian hukum normatif atau penelitian doktrinal. Penelitian ini bersifat preskriptif dan terapan. Pendekatan masalah yang digunakan yaitu pendekatan yuridis normatif. Jenis bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan dalam penulisan hukum ini melalui studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode silogisme dan metode interpretasi, dengan menggunakan pola berpikir deduktif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, maka dapat ditarik kesimpulan: 1) Dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 2194.K/Pid.Sus/2009 terdapat dua Hasil Visum et Repertum yang berbeda dimana pada tanggal 7 Agustus 2007 dilakukan Visum et Repertum yang pertama atas perintah penyidik, lalu pada tanggal 9 Agustus dilakukan Visum et Repertum yang kedua juga atas perintah penyidik yang mana antara hasil pemeriksaan Visum et Repertum yang pertama dengan yang kedua terdapat perbedaan. 2) Visum et Repertum yang terdapat dalam putusan Mahkamah Agung Nomor 2194.K/Pid.Sus/2009 dapat dikategorikan sebagai alat bukti keterangan ahli, alat bukti surat, maupun alat bukti petunjuk. Bagi hakim yang mengadili perkara tersebut, kedua Visum et Repertum dapat diterima sebagai barang bukti. Sebab antara Visum et Repertum yang satu dengan Visum et Repertum yang satunya bukan merupakan kontradiktif. Kata kunci : kekuatan pembuktian, dua hasil visum et repertum, kekerasan dalam rumah tangga

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 19 Apr 2014 20:00
    Last Modified: 19 Apr 2014 20:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12489

    Actions (login required)

    View Item