HUBUNGAN FREKUENSI ANTENATAL CARE DENGAN ANGKA KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI

Nugroho, Catur (2013) HUBUNGAN FREKUENSI ANTENATAL CARE DENGAN ANGKA KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (423Kb) | Preview

    Abstract

    Catur Nugroho G0009045 2013. The Relationship between Antenatal Care Frequency with Low Birth Weight Incident Rate in RSUD Pandan Arang Boyolali. Faculty of Medicine Sebelas Maret University, Surakarta. Background: Low Birth Weight (LBW) is one of the causes of death in perinatal. Many factors that influence the occurrence of LBW. One of the factors is antenatal care frequency. This research was to determine the relationship between antenatal care frequency with the incidence of Low Birth Weight (LBW) in RSUD Pandan Arang Boyolali. Methods : This research was an observational analytic study with Case-control approach, number of samples were 135 for the LBW group and 135 for the non LBW group. Statistical test used 2x2 table for calculating odds ratio from these data. Result : Based on 2x2 table in SPSS, there was a correlation between relationship antenatal care frequency with low birth weight incident rate (OR = 4,6). Respondent’s risk with antenatal care frequency < 4 four point six times than respondent with antenatal care frequency ≥ 4. Conclusion : There was significant correlation between antenatal care frequency and the incidence of LBW in RSUD Pandan Arang Boyolali (OR = 4,6). Key words : antenatal care frequency, Low Birth Weight (LBW) Catur Nugroho G0009045 2013. Hubungan Frekuensi Antenatal Care dengan Angka Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di RSUD Pandan Arang, Boyolali. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar belakang : Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab kematian pada perinatal. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya BBLR. Salah satu faktor tersebut adalah frekuensi antenatal care. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara frekuensi antenatal care dengan kejadian BBLR di RSUD Pandan Arang Boyolali. Metode penelitian : Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan Case-Control. Besar sampel yang digunakan adalah 135 pada kelompok BBLR dan 135 pada kelompok tidak BBLR. Uji statistik yang dipakai tabel 2x2 untuk menghitung Odds Ratio dari data tersebut. Hasil penelitian : Berdasarkan hasil tabel 2x2 menggunakan SPSS diperoleh hasil yang menunjukkan terdapat hubungan antara frekuensi Antenatal Care (ANC) dengan kejadian BBLR (OR = 4,6). Risiko melahirkan BBLR pada responden dengan ANC < 4 empat koma enam kali lebih besar dibandingkan responden dengan ANC ≥ 4. Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi antenatal care dengan angka kejadian BBLR di RSUD Pandan Arang Boyolali (OR = 4,6). Kata kunci : frekuensi antenatal care, Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 19 Apr 2014 19:45
    Last Modified: 19 Apr 2014 19:45
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12469

    Actions (login required)

    View Item