Pengembangan Kajian Teori Komunikasi Berperspektif Keindonesiaan

Utari, Prahastiwi and Arifin, Hamid and Hermawati, Tanti (2012) Pengembangan Kajian Teori Komunikasi Berperspektif Keindonesiaan. .

[img] Microsoft Word - Published Version
Download (29Kb)

    Abstract

    Penelitian ini dilakukan berangkat dari keprihatinan terhadap perkembangan Keilmuan Komunikasi di Indonesia. Pemikiran teoritik yang dipelajari komunitas pendidikan tinggi komunikasi (Dosen, mahasiswa maupun Praktisi) terlihat ‘seragam’. Sumber-sumber pemikiran teoritiknya merupakan pemetaan teori yang dihasilkan dan disusun ilmuwan Barat. Akibatnya keilmuan Komunikasi di Indonesia tidak terlihat memiliki ciri khas atau keunggulannya secara kompetitif maupun komparatif baik ditingkat lokal, nasional maupun internasional. Tidak ada ’identitas’ yang bisa jadi pengenal bagi keberadaan Indonesia diranah perkembangan keilmuan Komunikasi. Untuk itulah penelitian ini menggali dan mendeskripsikan apa dan bagaimana konsepkonsep teori komunikasi dengan ciri khas ke Indonesiaan terbentuk. Perspektif budaya apa saja yang dapat mendeskripsikan konsep-konsep teori komunikasi ini serta bagaimana peluang dan tantangan dalam pengembangannya. Dengan penelitian diskriptif kualitatif dan cara pengambilan data melalui diskusi kelompok terarah (FGD) serta indepth interview terhadap narasumber yang dianggap memiliki kompetensi terkait masalah penelitian, peneliti menentukan narasumber penelitian yaitu dosen-dosen internal prodi Ilmu Komunikasi Fisip UNS, dosen-dosen Ilmu Komunikasi dalam ASPIKOM Solo serta melakukan indepth interview terhadap pakar komunikasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dalam pengalaman menggunakan teori komunikasi pemikiran teoritik Barat kadang dijumpai bahwa teori teori tersebut tidak dapat menjelaskan atau mewadahi fenomena komunikasi di Indonesia. Muncul kondisi dimana teori yang ada menjadi terlalu ‘dipaksakan’ untuk matching dengan fenomena yang diamati. Atau juga keterbatasan dari para pengguna untuk mencari teori alternatif yang berasal dari lokalitas Indonesia. Jadi dalam penelitian ini kebutuhan akan pengembangan teori komunikasi Indonesia bukan merupakan sesuatu yang ikut-ikutan atau latah karena ada yang lain yang melakukan. Kebutuhan pengembangnya berangkat dari kondisi dimana pemikiran teoritik Barat tidak dapat mewadahi fenomena-fenomena komunikasi di Indonesia. Penentuan konsep-konsep dalam pengembangan teori komunikasi Indonesia dalam penelitian ini mengarahkan paling utama untuk jalan dalam pengembangannya adalah melalui budaya Indonesia. Pencarian budaya lokal menjadi lebih diutamakan ketika ingin memunculkannya sebagai budaya Indonesia. Pada saatnya pertemuan puncak-puncak dari lokalitas budaya yang ada ini dapat menjadi penciri dari budaya Indonesia. Konsep ide dan artefak dari budaya lokal dapat dikembangkan sebagai bahan kajian dalam mengembangkan teori komunikasi Indonesia. Tantangan dalam pengembangan teori komunikasi Indonesia ini adalah kesinambungan aktifitas pendukungnya. Ada dua hal terkait yang menjadi kajian dalam penelitian ini. Pertama terkait dengan penelitian, secara kuantitas dan kualitas harus banyak berdimensi fenomena khas yang ada di Indonesia. Keberanian untuk mengadopsi, mengadaptasi dan mengembangkan teori baru adalah tujuan utama dalam penelitian. Kedua, diseminasi dari hasil penelitian juga harus dilakukan berkesinambungan untuk dapat disebarluaskan dalam masyarakat.

    Item Type: Article
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Depositing User: Lynda Rahmawati
    Date Deposited: 19 Apr 2014 19:16
    Last Modified: 19 Apr 2014 19:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12427

    Actions (login required)

    View Item