POLA INTERAKSI SOSIAL DI KALANGAN KAUM GAY (Studi Deskriptif Kualitatif tentang Pola Interaksi Sosial yang Terjadi di Kalangan Kaum Gay di Kota Surakarta)

Andini, Yemima Novisty (2013) POLA INTERAKSI SOSIAL DI KALANGAN KAUM GAY (Studi Deskriptif Kualitatif tentang Pola Interaksi Sosial yang Terjadi di Kalangan Kaum Gay di Kota Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (747Kb) | Preview

    Abstract

    Yemima Novisty Andini, The Gay’s Interaction Pattern (A Descriptive Qualitative on Interaction Pattern Occurring among the Gays in Surakarta City). Thesis of Sociology Department. Social and Political Sciences Faculty. Sebelas Maret University. 2013. This research aims to find out more in-depth how the interaction pattern occurring among the gays in Surakarta City. The theory used in this research was Herbed Blumer’s Symbolic Interactionism theory. This study belonging to a descriptive qualitative research, the one aiming to describe the data using words or elaboration and explanation about a problem in which this research was taken place in Surakarta City. Technique of validating data used in this research was data triangulation technique by collecting the similar data from several different sources. The sampling technique used here was Snowball sampling. The informant consisted of 4 persons and 2 Hik sellers, the place where the gays gathered. Techniques of collecting data used in this research were in-depth interview, library study and documentation. Meanwhile techniques of analyzing data used were data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. The result of research showed that the interaction occurring among the gays had been sufficiently good. That is the positive interaction or usually called associative interaction occurred more frequently, compared with negative interaction or dissociative interaction. The cooperation was conducted by the gays by giving information each other concerning the presence of certain occupation. The conflict very rarely occurred between them. The competition also occurred rarely. Usually the competition occurred when there were 2 gays loving the same sexual partner. The conflict between them was nearly null, because they would feel ashamed to fight physically. The high tolerance among them made the conflict very rarely occurred. Keywords: Social Interaction, Gay Abstrak Yemima Novisty Andini, Pola Interaksi Sosial di Kalangan Kaum Gay (Studi Deskripstif Kualitatif tentang Pola Interaksi yang terjadi di Kalangan Kaum Gay di Kota Surakarta). Skripsi Jurusan Sosiologi. Fakultas ilmuSosial dan Ilmu Politik. Universitas Sebelas Maret. 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola interaksi yang terjadi di kalangan kaum gay di Kota Surakarta. Teori yang digunakan untuk mengkaji penelitian ini adalah Teori Interaksionisme Simbolik oleh Herbed Blumer. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan data dengan kata-kata atau uraian dan penjelasan tentang suatu permasalahan dimana penelitian ini mengambil lokasi di Kota Surakarta. Teknik pengembangan validitas data yang digunkan dalam peneltian ini berupa teknik trianggulasi data yaitu mengumpulkan data sejenis dari beberapa sumber data yang berbeda. Teknik pengambilan sampel disini menggunakan Snowball Sampling. Informan diambil 4 orang dan 2 penjual Hik, tempat dimana biasanya para gay berkumpul. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, studi kepustakaan dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data yaitu pengumpulan data, reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa, interkasi yang terjadi di antara kaum gay itu sendiri sudah terbilang baik. Dimana interkasi yang bersifat positif atau biasa disebut interaksi asosiatif lebih sering terjadi, dibandingkan dengan interaksi yang bersifat negatif yaitu interaksi disosiatif. Kerjasama yang dilakukan oleh para gay adalah dengan saling memberikan informasi mengenai adanya pekerjaan tertentu. Untuk konflik yang ada diantara mereka itu jarang sekali terjadi. Persaingan yang terjadi bisa dibilang jarang terjadi. Biasanya persaingan itu terjadi ketika ada 2 orang gay menyukai pasangan seks yang sama. Konflik diantara mereka pun hampir tidak ada, karena mereka merasa malu kalau harus bertarung secara fisik. Adanya toleransi yang tinggi diantara mereka membuat konflik jarang sekali terjadi. Kata Kunci : Interaksi sosial, Gay

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 19 Apr 2014 19:12
    Last Modified: 19 Apr 2014 19:12
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12418

    Actions (login required)

    View Item