TAWURAN PEMUDA PENDEKAR SILAT (Stude kasus tentang faktor penyebab dan proe terjadinya tawuran antara anggota persaudaraan setia hati terate ranting Nguntoronadi dengan kelompok pemuda lain di kecamatan Nguntoronadi kabupaten wonogiri)

Santoso, Listyo Budi (2013) TAWURAN PEMUDA PENDEKAR SILAT (Stude kasus tentang faktor penyebab dan proe terjadinya tawuran antara anggota persaudaraan setia hati terate ranting Nguntoronadi dengan kelompok pemuda lain di kecamatan Nguntoronadi kabupaten wonogiri). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (401Kb) | Preview

    Abstract

    jurusan sosiologi fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas sebelas maret. pencak silat meninspirasi dan mengajarkan tentang semangat juang dan keluhuran budi. banyak sekali organisasi di bidan ini. salah satunya persaudaraaan setia hati terate. penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan tawuran pemuda pendekar silat antara anggota persaudaraan setia hati terate dengan kelompok pemuda lain di kecamatan nguntoronadi, kabupaten wongiri.untuk melihatnya digunakan teori konflik karya Ralf Daherdorf dan masukan Radall Collin tentang konflik skala mikro. penelitian kualitatif ini mendiskripsikan tawuran pemuda pendekar silat antara anggota persaudaraan setia hati terate dengan kelompok pemuda lain.data primer dikumpulkan dengan observasiberpartisipas dan wawancara kepada 6 informan yaitu anggota persaudaraan setia hati terate yang terlibat tawuran sebanyak 3(tiga) orang serta 1 informan.dokumen standar dikumpulkan dengan studi dokumen yang terkait.data dianalisa dengan analisis model interaktif yang menggunakan tiga komponen utama yaitu reduksi data menyajian data dan penaikan kesimpulan serta verivikasi. validitas data digunakan teknik triangula sumber. Ha il penelitian ini mendiskripsikan penyebab tawuran yaitu slogan persaudaraan sebagai alasan untuk menghimpun kekuatan kurangnya kesepahaman warga lintas generasi kebanggan berlebihan terhadap organisasi kurangnya pembinaan mental dan spiritual a um i bahwa kekerasan identik dengan tindakan pencak silat kesenian pencak silat sebagai ajang pembuktian diri. tindakan pembelaan diri dan kurangnya keja sama dengan pihak pemerintah dalam keamanan dan ketertiban masyarakat. kemudianproses terjadinya tawuran dibagi dalam fase awal yaitu perasaan tidak suka dan sikap merendahkan kelompok pemuda lain. fase konfrontasi yang ditandai dengan siap saling ejek dan provokasi fase krisis atau puncak konflik tebuka dimana kedua pihak terlibat dalam konflik fisik dan fase puncak konflik yakni ketika hubungan kedua kubu lebih membaik dan saling mengurang ketegangan. kara kunci : persaudaraan setia hati terate, pencak silat pemuda tawurn

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    J Political Science > JA Political science (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: Tri Wahyu Prasetyo
    Date Deposited: 19 Apr 2014 18:23
    Last Modified: 19 Apr 2014 18:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12337

    Actions (login required)

    View Item