PENGEMBANGAN PROGRAM INSENTIF RISET

Sutrisno, Joko (2014) PENGEMBANGAN PROGRAM INSENTIF RISET. IKB, 9 (5).

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (102Kb) | Preview

    Abstract

    Insentif merupakan Instrumen kebijakan yang diluncurkan Kementerian Riset dan Teknologi untuk menjalankan misi dalam memberikan kesempatan dan memotivasi institusi penelitian, pengembangan, dan penerapan, serta pelaku iptek dalam melakukan penelitian, mengatasi permasalahan yang secara sistematis menghambat pertumbuhan inovasi, dan mendorong adopsi hasil inovasi oleh pelaku bisnis/industri, masyarakat, dan pemerintah. Program insentif riset telah dilaksanakan mulai tahun 2007–2010. Agar program insentif riset dapat menunjang pencapaian tujuan ARN 2010-2014 dan memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem inovasi nasional, maka perlu dirumuskan pengembangan program insentif riset yang telah ada. Melalui kegiatan survey ini diharapkan diperoleh informasi mengenai efektivitas insentif riset sebagai instrumen kebijakan melalui evaluasi peningkatan investasi R & D, produktivitas litbang, intermediasi bagi industri, produk inovasi, peningkatan kreativitas dan motivasi peneliti, peningkatan kompetensi lembaga penerima, evaluasi stimulus perekonomian, dan evaluasi peningkatan kinerja peneliti sehingga dapat tersusun rekomendasi untuk pengembangan program/kebijakan baru tentang insentif riset. Pengembangan Program Insentif Riset secara umum menunjukkan bahwa Peningkatan kinerja penelitian berada pada katagori rendah; Peningkatan Kerjasama antara penghasil dan pengguna berada katagori rendah; Peningkatan kerjasama antar peneliti dengan peneliti berada pada katagori sedang; Dan Peningkatan manfaat pada stimulus perekonomian berada pada nilai rendah. Kesesuaian aspek penelitian dengan semangat pembangunan Iptek menunjukkan bahwa: Aspek pengentasan kemiskinan 60%, Pembangunan Kemaritiman 16% dan Keberlanjutan fungsi-fungsi lingkungan 64%. Dukungan Lembaga Litbang/PT dalam insentif riset sangat tinggi (90%). Produktivitas lembaga litbang/PT sejak tahun 2007 hingga 2010 menunjukkan peningkatan yang sangat tajam. Namun nilai produktivitas masih berada pada kondisi yang rendah (63%). Kerjasama yang dilakukan oleh lembaga litbang/PT sejak tahun 2007 hingga 2008 juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, namun nilai kerjasama yang dilakukan masih berada pada kondisi yang rendah (51%). Manfaat pemberian insentif riset sebagai stimulus perekonomian yang dilakukan oleh lembaga litbang/PT menunjukkan nilai pada tingkat kemanfaatan yang relatif tinggi (67%). Sedangkan kesesuaian aspek penelitian dengan semangat pembangunan iptek yang dilakukan oleh lembaga litbang/PT menunjukkan bahwa aspek pengentasan kemiskinan bernilai tinggi (76%), pembangunan kemaritiman masih rendah (29%), dan keberlanjutan fungsi-fungsi lingkungan sudah cukup tinggi (71%). Kata kunci : Pengembangan, Insentif, Riset, Kemenristek

    Item Type: Article
    Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Devi Arlina Irawati
    Date Deposited: 19 Apr 2014 05:43
    Last Modified: 11 Oct 2016 17:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12160

    Actions (login required)

    View Item