HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DAN TOLERANSI STRES DENGAN PROKRASTINASI PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL BIRO ADMINISTRASI UMUM DAN KEUANGAN DI KANTOR PUSAT UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

Rahmawati, Titik (2013) HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DAN TOLERANSI STRES DENGAN PROKRASTINASI PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL BIRO ADMINISTRASI UMUM DAN KEUANGAN DI KANTOR PUSAT UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (771Kb) | Preview

    Abstract

    HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DAN TOLERANSI STRES DENGAN PROKRASTINASI PADA PEGAWAI NEGERI SIPIL BIRO ADMINISTRASI UMUM DAN KEUANGAN DI KANTOR PUSAT UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Titik Rahmawati Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta Pegawai negeri sipil memiliki peran penting dalam memperlancar tugas pemerintahan, termasuk melayani masyarakat. Adanya berbagai tugas yang dikerjakan, menyebabkan sebagian orang melakukan penundaan dalam mengerjakan tugas. Kematangan emosi dan toleransi stres diharapkan dapat mengurangi prokrastinasi. Pegawai negeri sipil dengan kematangan emosi dapat menghindari prokrastinasi karena memiliki tanggung jawab terhadap tugas. Pegawai negeri sipil dengan toleransi stres yang baik mampu menghindari prokrastinasi karena dapat mengatasi dan bertahan dari stresor. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kematangan emosi dan toleransi stres dengan prokrastinasi pada pegawai negeri sipil. Responden penelitian ini adalah pegawai negeri sipil Biro Administrasi Umum dan Keuangan di Kantor Pusat UNS. Sampling yang digunakan adalah simple random,dengan jumlah sampel penelitian 47 orang. Alat ukur yang digunakan adalah skala prokrastinasi pada pegawai negeri sipil, skala kematangan emosi, dan skala toleransi stres. Analisis data menggunakan analisis regresi dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat hubungan signifikan yang sangat kuat antara kematangan emosi dan toleransi stres dengan prokrastinasi pada pegawai negeri sipil Biro Administrasi Umum dan Keuangan di Kantor Pusat UNS (F-test = 67.408, p < 0.05, R= 0.868). Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kematangan emosi dengan prokrastinasi pada pegawai negeri sipil (nilai rx1y = -0.411; p= 0.005 (p<0.05) dan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara toleransi stres dengan prokrastinasi pada pegawai negeri sipil (nilai rx2y = -0.293; p= 0.048 (p<0.05). Sumbangan efektif kematangan emosi terhadap prokrastinasi pada pegawai negeri sipil sebesar 45,16% dan sumbangan efektif toleransi stres terhadap prokrastinasi pada pegawai negeri sipil sebesar 30,23% (R2= 75.4%). Hal ini berarti masih terdapat 24,6% variabel lain yang mempengaruhi prokrastinasi pada pegawai negeri sipil, selain kematangan emosi dan toleransi stres. Kata kunci: kematangan emosi, toleransi stres, prokrastinasi, pegawai negeri sipil. CORRELATION BETWEEN EMOTIONAL MATURITY AND STRESS TOLERANCE WITH PROCRASTINATION ON CIVIL SERVANTS OF PUBLIC ADMINISTRATION AND FINANCE AGENCY AT THE HEADQUARTERS OF SEBELAS MARET UNIVERSITY SURAKARTA Titik Rahmawati Psychology Departement, Faculty of Medicine, Sebelas Maret University Surakarta Civil servants possess crucial role in facilitating govermental duties, including community service. Due to various duties, some people put off their works. Emotional maturity and stress tolerance can hopefully diminish procrastination. Civil servants with good emotional maturity are capable of taking away procrastination since they have responsibility to their works. Civil servants with good stress tolerance are capable of avoiding procrastination since they can cope and survive on stressors. The purpose of this research was to find out the correlation between emotional maturity and stress tolerance with procrastination on civil servants. The subjects were civil servants of Public Administration and Finance at the Headquarters UNS. This research applied simple random sampling with 47 samples. The instruments used in this research were scale of procrastination on civil servants, scale of emotional maturity, and scale of stress tolerance. Data analysis in this research was two predictors regression analysis. The result showed indicated significant correlation between emotional maturity and stress tolerance with procrastination on civil servants of Public Administration and Finance Agency at the Headquarters UNS (F-test = 67.408, p<0.05, R= 0.868). The result also showed indicated negative significant correlation between emotional maturity and procrastination on civil servants (the value of rx1y = -0.411; p= 0.005 (p<0.05). Beside that, the result also showed indicated negative significant correlation between stress tolerance and procrastination on civil servants (the value of rx2y = -0.293; p= 0.048 (p<0.05). Effective contribution of emotional maturity toward procrastination on civil servants amounted to 45.16% and effective contribution of stress tolerance toward procrastination on civil servants amounted to 30.23% (R2= 75.4%). It means that there’s still 24,6% of other variables that also influence procrastination on civil servants. Keywords: emotional maturity, stress tolerance, procrastination, civil servants

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: Satria Nur Fauzi
    Date Deposited: 18 Apr 2014 22:02
    Last Modified: 18 Apr 2014 22:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12056

    Actions (login required)

    View Item