ANALISIS PEMASARAN SUSU SEGAR DI KABUPATEN KLATEN

Handayani, Sugiharti Mulya and Nurlaila, Ivana (2011) ANALISIS PEMASARAN SUSU SEGAR DI KABUPATEN KLATEN. . pp. 1-18.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (143Kb) | Preview

    Abstract

    This study aims to determine the marketing channels used in the marketing of fresh milk in Kabupaten Klaten , the costs, benefits, marketing margin and efficiency. Metode base used is descriptive analytical and selected by purposive sampling Desa Kayumas Kecamatan Jatinom as a place for the research. Sample breeders totaled 30 people taken to sample random sampling method. Meanwhile, traders samples taken by snowball sampling consists of two traders, 3 and 1 retailers middlemen. The data used are primary and secondary data taken in April 2010 with interview techniques, recording and observation. Data analysis using cost margin analysis. From the results of this study concluded there are two patterns of fresh milk marketing channels, channels I: Breeders → TPS → KUD → IPS, Home Industry, Merchants Retailers, and Consumers. Channel II: Collectors → Breeders → Traders Foreign Traders Kecamatan Jatinom. In the first line the total marketing cost is Rp. 263.76 per liter, total marketing profit of Rp. 143.26 per liter and marketing margins Rp. 328.26 per liter. For marketing channel II total marketing cost Rp. 52.93 per liter, total marketing profit of Rp. 60.07 per liter and marketing margins Rp. 81.50 per liter. Economically, both are efficient marketing channels with the farmer's share of 89.06% for channels I and 97.24% for channel II. Keywords: Cost, Margin, Profitability, Efficiency, Marketing, Farmer's Share Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran yang digunakan dalam pemasaran susu segar di Kabupaten Klaten, besarnya biaya, keuntungan, margin pemasaran serta efisiensinya.Metode dasar yang digunakan adalah deskriptif analitis dan secara purposive sampling dipilih Desa Kayumas Kecamatan Jatinom sebagai daerah penelitian.Sampel peternak berjumlah 30 orang yang diambil dengan metode sample random sampling. Sedangkan sampel pedagang diambil secara snowball sampling terdiri dari 2 pedagang pengumpul, 3 pedagang pengecer dan 1 pedagang perantara. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang diambil pada bulan April 2010 dengan teknik wawancara, pencatatan dan observasi. Analisis data menggunakan cost margin analysis. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ada dua pola saluran pemasaran susu segar yaitu, saluran I: Peternak → TPS → KUD → IPS, Home Industry, Pedagang Pengecer, dan Konsumen. Saluran II : Peternak → Pedagang Pengumpul → Pedagang Luar Kecamatan Jatinom. Pada saluran I total biaya pemasaran adalah Rp. 263,76 per liter, total keuntungan pemasaran Rp. 143,26 per liter dan margin pemasaran Rp. 328,26 per liter. Untuk saluran pemasaran II total biaya pemasaran Rp. 52,93 per liter, total keuntungan pemasaran Rp. 60,07 per liter dan margin pemasaran Rp. 81,50 per liter. Secara ekonomis, kedua saluran pemasaran sudah efisien dengan nilai farmer’s share 89,06 % untuk saluran I dan 97,24 % untuk saluran II. Kata Kunci : Biaya, Margin, Keuntungan, Efisiensi Pemasaran, Farmer’s Share

    Item Type: Article
    Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
    H Social Sciences > HF Commerce
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Arissa Aprilia Nurcahyani
    Date Deposited: 18 Apr 2014 20:19
    Last Modified: 18 Apr 2014 20:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/12002

    Actions (login required)

    View Item