Pengembangan Aplikasi Metode Persidangan Semu dalam Pembelajaran Hukum Pers bagi Penegak Hukum

Rustamaji, Muhammad and Gunawati, Dewi (2011) Pengembangan Aplikasi Metode Persidangan Semu dalam Pembelajaran Hukum Pers bagi Penegak Hukum. .

[img] Microsoft Word (metode, persidangan semu, hukum pers) - Published Version
Download (27Kb)

    Abstract

    Penelitian dimaksud mempunyai tujuan untuk memeroleh sebuah metode persidangan semu dalam pembelajaran hukum pers bagi penegak hukum. Cara pandang demikian coba memberikan perbedaan dalam realitas praktik penegakan hukum pers yang selama ini acapkali justru merobohkan pilar demokrasi. Metode persidangan semu hukum pers bagi penegak hukum inilah yang coba digagas dalam kerangka pemikiran penyelesaian sengketa pers yang tidak lagi mengkriminalisasi kegiatan jurnalistik dengan delik penghinaan di dalam KUHP. Sebuah perancangan pembelajaran yang diharapkan mampu menghasilkan luaran berupa metode pembelajaran yang mencerahkan (teknologis-humanis) serta dilengkapi dengan bahan ajar, maupun referensi berwujud buku yang berdaya guna bagi pendidikan hukum pers, baik bagi mahasiswa, penegak hukum maupun insan pers. Untuk mencapai tujuan tersebut, pada penelitian tahun pertama, digunakan metode partisipation actions research. Pendekatan partisipatif dimaksud diwujudkan dalam studi induktif-deduktif yang dilakukan terhadap rincian tujuan. Pengamatan penanganan kasus senyatanya menjadi pijakan untuk selanjutnya dianalisis berdasarkan perundangan dan alur persidangan. Hasil pengamatan demikian selanjutnya dimanfaatkan untuk memformulasikan metode persidangan semu yang sesuai ketentuan hukum pers.Secara lebih sistematis, aplikasi metode persidangan semu dalam pembelajaran hukum pers bagi penegak hukum ini, pada Tahun Pertama menghasilkan temuan sebagai berikut (a).Teridentifikasinya dua faktor dominan tipikal penegakan hukum oleh aparat dalam sengketa pers, yaitu penggunaan delik KUHP dan penegasian kekhasan perkara pers. (b).Ditemukannya kriteria kekhasan penegakkan hukum pers yang terletak pada hak jawab dan peran Dewan Pers dalam penyelesaian perkara pers yang diaplikasikan pada metode persidangan semu (c). Diketahuinya ketidaksinkronan prototipe metode persidangan semu hukum pers terhadap praktik senyatanya penegakan hukum di bidang pers akibat desain pembelajaran satu arah dan permasalahan instruksional yang tidak kolaboratif.

    Item Type: Article
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Miranda Nur Q. A.
    Date Deposited: 18 Apr 2014 14:14
    Last Modified: 18 Apr 2014 14:14
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11925

    Actions (login required)

    View Item