PENGEMBANGAN PUPUK BIOSULFO UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA

, Sudadi and , Sumarno and Widada, Jaka (2010) PENGEMBANGAN PUPUK BIOSULFO UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA. Hibah Prioritas Nasional. p. 1.

[img] Microsoft Word (Pupuk biosulfo hortikultura Alfisol Entisol Vertisol) - Published Version
Download (33Kb)

    Abstract

    Penelitian ini merupakan lanjutan dari judul penelitian yang sama pada tahun pertama dan bertujuan untuk menguji pada aras percobaan lapangan formula-formula pupuk pelet biosulfo yang dipilih dari hasil penelitian tahun pertama yaitu yang mampu mendukung pertumbuhan dan memberikan hasil yang paling tinggi untuk bawang merah dan kedelai pada tanah masam (Alfisol), netral (Entisol) dan alkalis (Veertisol). Penelitian menggunakan percobaan lapangan pada lahan petani di Desa Sukasari, Jumantono, Kaanganyar untuk tanah masam (Alfisol), di Desa Palur, Mojolaban, Sukoharjo untuk tanah netral (Entisol) dan di Desa Pungkruk, Sragen untuk tanah alkalis (Vertisol). Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap faktor tunggal, dengan empat ulangan. Perlakuan untuk bawang merah adalah : B1 (900 kg/ha BF60 J11, 0 ton/ha BO), B2 (450 kg/ha BF60 J11,10 ton/ha BO), B3 (900 kg/ha BF80 J11,0 ton/ha BO), B4 (450 kg/ha BF80 J11,10 ton/ha BO), SP-36 (450kg/ha SP-36,10 ton/ha BO) dan kontrol untuk tanah Alfisol, B1 (900 kg/ha BF60 J11, 0 ton/ha BO), B2 (900 kg/ha BF60 J11, 5 ton/ha BO), B3 (900 kg/ha BF80 J31, 0 ton/ha BO), B4 (900 kg/ha BF80 J31, 5 ton/ha BO), SP-36 (450kg/ha SP-36, 5 ton/ha BO) dan kontrol untuk tanah Entisol, B1 (450 kg/ha BF60 J11, 10 ton/ha BO), B2 (900 kg/ha BF60 J11, 10 ton/ha BO), B3 (450 kg/ha BF80 J11, 10 ton/ha BO), B4 (900 kg/ha BF80 J11, 10 ton/ha BO), SP-36 (450kg/ha SP-36, 10 ton/ha BO) dan kontrol untuk tanah Vertisol. Perlakuan untuk tanaman kedelai adalah: B1 (200 kg/ha BF60 J11, 5 ton/ha BO), B2 (100 kg/ha BF60 J11, 10 ton/ha BO), B3 (200 kg/ha BF80 J11, 5 ton/ha BO), B4 (100 kg/ha BF80 J11, 10 ton/ha BO), SP-36 (100 kg/ha SP-36, 5 ton/ha BO) dan kontrol untuk tanah Alfisol, B1 (100 kg/ha BF60 J31, 5 ton/ha BO), B2 (200 kg/ha BF60 J31, 5 ton/ha BO). B3 (100 kg/ha BF80 J31, 5 ton/ha BO), B4 (200 kg/ha BF80 J31, 5 ton/ha BO), SP-36 (100 kg/ha SP-36, 5 ton/ha BO) dan kontrol untuk tanah Entisol, and B1 (100 kg/ha BF60 J11, 5 ton/ha BO), B2 (200 kg/ha BF60 J11, 0 ton/ha BO), B3 (100 kg/ha BF60 J31, 5 ton/ha BO), B4 (200 kg/ha BF60 J31, 0 ton/ha BO), SP-36 (100 kg/ha SP-36, 5 ton/ha BO) dan kontrol untuk tanah Vertisol. Variabel yang diamati meliputi P and S tersedia, serapan P and S serta hasil tanaman. Data data dianalisis secara statistik dengn uji F pada aras kepercayaan 5% dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan bila ada pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk biosulfo mampu menyediakan P and S untuk bawang merah dan kedelai serta memberikan hasil sebaik pemupukan SP-36. Perlakuan yang memberikan hasil bawang merah paling tinggi adalah : B4 (450 kg/ha BF80 J11,10 ton/ha BO) untuk Alfisol, B3 (900 kg/ha BF80 J31, 0 ton/ha BO) untuk Entisol dan B4 (900 kg/ha BF80 J11, 10 ton/ha BO) untuk Vertisol. Sedangkan untuk kedelai, perlakuan yang memberikan hasil paling baik adalah : B4 (100 kg/ha BF80 J11, 10 ton/ha BO) untuk Alfisol, B1 (100 kg/ha BF60 J31, 5 ton/ha BO) untuk Entisol dan B3 (100 kg/ha BF60 J31, 5 ton/ha BO) untuk Vertisol. Formula-formula tersebut masih memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk menjadi formula tetap bioslfo yang siap digunakan petani.

    Item Type: Article
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Lia Primadani
    Date Deposited: 18 Apr 2014 01:11
    Last Modified: 18 Apr 2014 01:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11867

    Actions (login required)

    View Item