PERAN LEMBAGA ANAK WAYANG INDONESIA DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN NONFORMAL ANAK (Studi Deskriptif Kualitatif Di Lembaga Anak Wayang Indonesia Kota Yogyakarta)

MAULIDA , ATIKA WULAN (2013) PERAN LEMBAGA ANAK WAYANG INDONESIA DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN NONFORMAL ANAK (Studi Deskriptif Kualitatif Di Lembaga Anak Wayang Indonesia Kota Yogyakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (173Kb) | Preview

    Abstract

    This research aims to describe the role of the indonesian instute of puppet for children and the development of nonformal education in kampung Jagalan Yogyakarta, such as how the roles of the AWI for six-year period of mentoring in kampung Jagalan, AWI programs, mechanisms for the implementation of the program, the level of participation of the child in the program organized by the AWI and the impact of the program. Some of the theories used in this study, the theory of structural functionalism by Talcott Parsons regarding adaptation, the achievement, integration as well as the latency and the theory of symbolic intekasionalisme Herbert Blumer regarding self indication or the definition of the process. This research is a descriptive qualitative type. The primary data were obtained from the informant who is the caretaker of the Indonesian Puppet Child institute, AWI dampingan kids, and parents of children in kampung dampingan Jagalan. While secondary data is data (documents) are obtained from the blog and the Office of the Secretariat Indonesia Puppet Child institutions. Retrieval technique using purposive informant with maximum variety, triangular techniques source and meteodelogis. Data analysis using the interactive model. Results of the study showed that the program was on the Indonesian Puppet Child institute (AWI) aims to reduce the number of children who took to the streets, in a way to facilitate and provide a special space to them in order to be able to express themselves through a variety of special activities. In carrying out the process of mentoring children especially in the field of non-formal education on child development, children's Puppet Indonesia Institute seeks to reach out to the various aspects of children's lives. as in the field of alternative education, peace education, and health education. Mentoring activities include many things ranging from activities concerning personality, make new friends, respect the environment, the arts, to interact with people. In carrying out the activities of AWI mentoring, using the principle of friendship with the approach of media art and culture. It found those aims to provide a comfortable and safe for children, so that they can follow the learning process properly and optimally. Because they assume that the learning process can work well if there is good communication between the AWI and the Board members or children as its main target. Keywords: Children and Nonformal Education Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkann peran Lembaga Anak Wayang Indonesia dalam pengembangan pendidikan nonformal anak di kampung Jagalan Yogyakarta, seperti bagaimana peran AWI selama enam tahun masa pendampingan di kampung Jagalan, program-program AWI, mekanisme pelaksanaan program, tingkat partisipasi anak dalam program yang diselenggarakan oleh AWI dan dampak yang diperoleh dari program tersebut. Beberapa teori digunakan dalam penelitian ini, teori Fungsionalisme struktural Talcott Parsons mengenai adaptasi, pencapaian, integrasi serta latensi dan teori intekasionalisme simbolik Herbert Blumer mengenai self indication atau proses pemaknaan. Penelitian ini merupakan jenis deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh dari informan yang merupakan pengurus lembaga Anak Wayang Indonesia, anak- anak dampingan AWI, dan orangtua anak dampingan di kampung Jagalan Yogyakarta. Sedangkan data sekunder merupakan data (dokumen) yang diperoleh dari blog dan kantor sekretariat lembaga Anak Wayang Indonesia. Teknik pengambilan informan menggunakan purposive dengan maximum variety, teknik trianggulasi sumber dan meteodelogis. Analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa program yang berada pada lembaga Anak Wayang Indonesia (AWI) bertujuan untuk mengurangi jumlah anak yang turun ke jalan, dengan cara memfasilitasi dan memberikan ruang khusus kepada mereka agar bisa mengekspresikan diri melalui berbagai kegiatan-kegiatan khusus. Dalam menjalankan proses pendampingan anak terutama dalam bidang pengembangan pendidikan nonformal pada anak, lembaga Anak Wayang Indonesia berusaha untuk menjangkau kedalam berbagai aspek kehidupan anak. seperti di bidang pendidikan alternatif, pendidikan perdamaian, dan pendidikan kesehatan. Kegiatan pendampingan mencakup banyak hal mulai dari kegiatan mengenai kepribadian, berteman, menghargai lingkungan, kesenian, hingga berinteraksi dengan orang. Dalam melaksanakan kegiatan pendampingan, AWI menggunakan prinsip pendekatan pertemanan dengan media seni dan budaya. Hal tesebut bertujuan untuk memberikan rasa nyaman dan aman untuk anak-anak, sehingga mereka dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan optimal. Karena mereka menganggap bahwa proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik apabila terjadi komunikasi yang baik antara anggota atau pengurus AWI dan anak sebagai sasaran utamanya. Kata kunci : Anak dan Pendidikan Nonformal

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    H Social Sciences > HS Societies secret benevolent etc
    H Social Sciences > HX Socialism. Communism. Anarchism
    J Political Science > JC Political theory
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: Tri Wahyu Prasetyo
    Date Deposited: 17 Apr 2014 23:44
    Last Modified: 17 Apr 2014 23:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11840

    Actions (login required)

    View Item