PERSEPSI PETANI TERHADAP PROGRAM GERAKAN PENINGKATAN PRODUKSI PANGAN BERBASIS KORPORASI (GP3K) DI DESA JATI KECAMATAN JATEN KABUPATEN KARANGANYAR

Hariyani, Eko Budi (2013) PERSEPSI PETANI TERHADAP PROGRAM GERAKAN PENINGKATAN PRODUKSI PANGAN BERBASIS KORPORASI (GP3K) DI DESA JATI KECAMATAN JATEN KABUPATEN KARANGANYAR. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF
Download (185Kb) | Preview

    Abstract

    Eko Budi Hariyani, H 0808092. “PERSEPSI PETANI TERHADAP PROGRAM GERAKAN PENINGKATAN PRODUKSI PANGAN BERBASIS KORPORASI (GP3K) DI DESA JATI KECAMATAN JATEN KABUPATEN KARANGANYAR”. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dibawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Totok Mardikanto, MS dan Hanifah Ihsaniyati, SP, Msi. Program GP3K (Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi) adalah salah satu program ketahanan pangan yang bertujuan unutk mendorong produktivitas padi petani melalui penyediaan teknologi, modal, saprodi sesuai dengan kalender tanam dan jaminan harga serta jaminan hasil. Namun kenyataannya, tidak semua petani ikut berpartisipasi dalam program GP3K tersebut. Hal ini diduga ada keberagaman persepsi petani terhadap program GP3K yang dilaksanakan di Desa Jati Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui perseptual petani terhadap kualitas informasi program GP3K, 2) mengidentifikasi faktor-faktor pembentuk persepsi, 3) mengkaji persepsi petani terhadap program GP3K, 4) menganalisis hubungan antara faktor-faktor pembentuk persepsi dengan persepsi petani terhadap program GP3K. Metode dasar penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik survei. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive yaitu Desa Jati Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara sensus yaitu peserta program kemitraan GP3K sebanyak 40 responden. Untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor pembentuk persepsi dengan persepsi petani digunakan uji korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Perseptual petani terhadap kualitas informasi program GP3K tergolong tinggi yaitu petani berpendapat bahwa informasi program GP3K sudah relevans, tepat waktu dan akurat. 2) Faktor pembentuk persepsi yaitu umur tergolong tinggi (46-55 tahun), pendidikan formal tergolong sedang (SMP), pendidikan non formal tergolong sedang (4-6 kali), pengalaman responden tergolong antara sedang dengan tinggi, motivasi responden tergolong sangat tinggi, lingkungan sosial responden tergolong sedang, kedekatan responden terhadap program tergolong antara rendah dengan sedang. 3) Persepsi petani terhadap program GP3K tergolong tinggi, baik persepsi petani pada tujuan, manfaat maupun kegiatan program GP3K. 4) Sedangkan berdasarkan hasil analisis korelasi parsial dengan (α=0,05), terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan formal dan pengalaman dengan persepsi petani terhadap program GP3K. Terdapat hubungan yang tidak signifikan antara umur, pendidikan formal, motivasi, lingkungan sosial dan kedekatan program dengan persepsi petani terhadap program GP3K. Akan tetapi signifikan pada α=0,2. Eko Budi Hariyani, H 0808092. “THE PERCEPTIONS OF FARMERS TO THE CORPORATION-BASED IMPROVED FOOD PRODUCTION MOVEMENT PROGRAM (GP3K) IN THE JATI VILLAGE JATEN SUBDISTRICT KARANGANYAR REGENCY”. The Faculty Of Agriculture, Sebelas Maret University. Under the guidence of Prof. Dr. Ir. Totok Mardikanto, MS and Hanifah Ihsaniyati, SP, Msi. GP3K program (Corporation-Based Improved Food Production Movement) is one of the food security program which aim to encourage the productivity of rice farmers through the provision of tecnology, capital, inputs according to the cropping calender and price guarantee as well as the results. But the reality, not all farmers participated in the GP3K program. It is thought there is diversity of farmers' perceptions of the GP3K program held in the Jati Village Jaten subdistrict Karanganyar regency. This study aims to 1) identify the forming perceptions factors, 2) determine perceptually quality of farmers to GP3K program information, 3) assess farmers 'perceptions of the GP3K program, 4) analyze the relationship between the factors forming the perception of farmers' perceptions of the GP3K program. The basic method of this study is descriptive survey technique. The research location is determined by the method of purposive the Jati Village Jaten subdistrict Karanganyar regency. Samples are choosen by census, they are all of participant of GP3K program (40 Respondent). To determine the relationship between the forming perceptions factors with perceptions of farmers used partial correlation test. The results showed that 1) The perceptual farmers on the quality of information is high GP3K program, found that farmers GP3K program information have relevance, timely and accurate. 2) The forming perception factor is quite old age (46-55 years), formal education is medium (SMP), non-formal education is quite high (4-6 times), experience of respondents between medium and high, the motivation of respondents classified very high, the social environment of respondents is quite medium, the proximity of respondents to the program between low and medium. 3) Perception of farmers to GP3K program is high, both farmers' perceptions on the purpose, benefits and program activities GP3K. 4) While based on the results of the partial correlation analysis (α = 0.05), there is a significant relationship between formal education and experience by farmers' perceptions of the program GP3K. There relationship which is not significant among age, formal education, motivation, social environment and proximity program with farmers' perceptions to GP3K program. However, significant at α = 0.2.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Satria Nur Fauzi
    Date Deposited: 17 Apr 2014 21:48
    Last Modified: 17 Apr 2014 21:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11788

    Actions (login required)

    View Item