PENGARUH TROMBOSITOPENIA TERHADAP MORTALITAS ANAK DENGAN SEPSIS

Fouz, Farabi El (2013) PENGARUH TROMBOSITOPENIA TERHADAP MORTALITAS ANAK DENGAN SEPSIS. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (432Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRACT Farabi el fouz. NIM : S500809112. 2013. The influence of thrombocytopenia on mortality in children with sepsis. Thesis. Supervisor I: Prof. Dr. H. Harsono Salimo, dr, Sp.A(K), II: Pudjiastuti, dr, Sp.A(K). Medical Family Study Program, Post Graduate Program, Special Interest Biomedical Science, University of Sebelas Maret, Surakarta. Background Sepsis is a major health problem and one of the leading causes of death in children. Simple laboratory tests to predict the prognosis can be very helpful and useful in the poor health care facilities for better management before further deterioration occurs. Thrombocytopenia is simply, easy and cheap laboratory panel, but research on thrombocytopenia as mortality predictor in sepsis is only just a few. Objective To analyze the strengh of thrombocytopenia as a predictor of mortality in children with sepsis. Methods A prospective cohort study in the Pediatric Intensive Care Unit at Moewardi General Hospital, age ranging from 1 month to 18 years who were diagnosed with sepsis. The dysfunction organ system which had been examined were renal, liver, central nervous and hematologic system. Thrombocytopenia defined as: absent, mild (100.001-150.00µL), moderate (50.001-100.000µL) and severe (1-50.000µL). The variables were analyzed using univariate, multivariate and logistic regression analysis using SPSS 16.0 program. Result This study starts from june 2011-june 2012, 46 patients included with general thrombocytopenia (mild, moderate and severe) defined as hematologic dysfunction were 58%, liver, renal, central nervous dysfunction were 15%, 6%, 63% respectively. The mortality rate was 41%. The multivariate analysis showed that moderate and severe thrombocytopenia are significant related to mortality analyzed with regression logistic than any organ dysfunction (p=0.008; OR: 7.071; 95%CI: 1.650 to 30.301). Conclusion The thrombocytopenia < 100.000µL could be a predictor than any dysfunction organ system to mortality in sepsis children. Keywords: sepsis, thrombocytopenia, predictor, mortality ABSTRAK Farabi el fouz. NIM : S500809112. 2013. Pengaruh trombositopenia terhadap mortalitas anak dengan sepsis. Tesis. Pembimbing I: Prof. Dr. H. Harsono Salimo, dr, Sp.A(K), II: Pudjiastuti, dr, Sp.A(K). Program Studi Kedokteran Keluarga Minat Utama Ilmu Biomedik, Program Pasca Sarjana, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar belakang Sepsis merupakan masalah kesehatan utama dan salah satu penyebab utama kematian pada anak-anak. Pemeriksaan laboratorium sederhana dapat memberikan perkiraan prognosis yang sangat membantu dan berguna terutama di mana fasilitas kesehatan yang tersedia sangat sederhana untuk mencegah kelainan organ lebih lanjut. Pemeriksaan jumlah trombosit adalah pemeriksaan laboratorium yang sederhana, murah dan mudah dilakukan tapi penelitian mengenai trombositopenia sebagai prediktor kematian pada pasien sepsis masih terbatas. Tujuan Untuk menganalisis kekuatan trombositopenia sebagai prediktor kematian pada anak-anak dengan sepsis. Metode Penelitian ini menggunakan studi kohort prospektif yang dilakukan di Ruang Pediatric Intensive Care Unit Rumah Sakit Umum Dr. Moewardi Surakarta, dengan rentang usia dari 1 bulan sampai 18 tahun yang didiagnosis sepsis. Sistem fungsi organ yang diperiksa adalah fungsi hati, ginjal, sistem saraf dan hematologi. Trombositopenia didefinisikan menjadi trombositopenia ringan (100.001-150.00µL), sedang (50,001-100.000µL) dan berat (1-50.000µL). Variabel di analisis menggunakan univariat, multivariat dan logistik regresi menggunakan SPSS 16.0. Hasil Penelitian ini dimulai dari bulan juni 2011-juni 2012, dimana terdapat 46 pasien dengan trombositopenia (ringan, sedang dan berat) yang selanjutnya didefinisikan sebagai disfungsi hematologi sebanyak 58%, gangguan hati 15%, gangguan ginjal 6% dan gangguan saraf 63%. Didapatkan bahwa angka kematian pasien sepsis sebesar 41%. Analisis multivariat menunjukkan bahwa trombositopenia sedang dan berat secara signifikan berhubungan dengan angka kematian yang di analisis dengan logistik regresi, dan dibandingkan dengan disfungsi organ. (p=0.008; OR: 7.071; 95%CI: 1.650 to 30.301). Kesimpulan Kadar trombositopenia < 100.000µL dapat menjadi prediktor dibandingkan dengan disfungsi organ terhadap kematian pada anak dengan sepsis. Kata Kunci : Sepsis, trombositopenia, prediktor, mortalitas

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Nur Anisah
    Date Deposited: 17 Apr 2014 21:09
    Last Modified: 17 Apr 2014 21:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11764

    Actions (login required)

    View Item