AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN KAWIS (Feronia limonia (L.) Swingle) PADA UMUR DAUN BERBEDA

Wanguyun, Aken Puti (2013) AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN KAWIS (Feronia limonia (L.) Swingle) PADA UMUR DAUN BERBEDA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (343Kb) | Preview

    Abstract

    Antioxidant is a compound that can reduce the presence of unpaired electrons from free radicals. Antioxidant can be derived from natural or synthetic materials. Excessive consumption of synthetic antioxidants produce negative impacts on the body so that natural antioxidant becomes a safer alternative. Kawis (Feronia Limonia (L.) Swingle) belongs to family rutaceae which is famous for its high antioxidant activity. This research aims at determining the antioxidant activity of the ethanol and ethyl acetate extract of Kawis (Feronia Limonia (L.) Swingle) leaves in leaves of different ages on 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) and to know the profil of chemical content. Determination of radical activity conducted through the calculation of IC 50 , EC 50 , and ARP. The data resulted from ethanol and ethyl acetate extracts of leaves kawis analyzed using ANOVA followed by DMRT at 95% confidence level to determine significant difference between treatments. For the screening of phytochemical compounds, alkaloid, triterpenoids and coumarin are tested through descriptive analysis of the formation of the final formed color reaction. The results shows the highest antioxidant activity of the ethanol and ethyl acetate extracts of leaves kawis with ARP value respectively 32.07 and 32.02. As for the results of phytochemical screening shows that the ethanol and ethyl acetate extracts of kawis leaves in three age groups contain alkaloid, triterpenoid and coumarin. Keywords: antioxidant, phytochemical screening, Feronia Limonia (L.) Swingle, ethanol, ethyl acetate, age of leaves Antioksidan merupakan senyawa yang bisa meredam elektron tidak berpasangan dari radikal bebas. Antioksidan dapat berasal dari bahan alam maupun sintetik. Konsumsi antioksidan sintetik secara berlebih dikhawatirkan berdampak negatif bagi tubuh sehingga antioksidan alami menjadi alternatif pilihan yang lebih aman. Kawis (Feronia limonia (L.) Swingle) termasuk famili rutaceae yang terkenal dengan kandungan antioksidan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas antioksidan ekstrak etanol dan ekstrak etil asetat daun kawis pada umur daun yang berbeda terhadap 2,2- diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) serta mengetahui profil kandungan kimianya. Penentuan aktivitas antiradikal dilakukan melalui perhitungan nilai IC 50 , EC 50 , dan ARP. Data hasil pengujian ekstrak etanol dan etil asetat daun kawis dianalisis menggunakan Anava kemudian dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf kepercayaan 95% untuk mengetahui beda nyata antar perlakuan. Sedangkan untuk skrining fitokimia senyawa yang diuji adalah senyawa alkaloid, triterpenoid dan kumarin dianalisis secara deskriptif pembentukan warna akhir dari reaksi yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi pada ekstrak etanol dan etil asetat daun kawis dengan nilai ARP berturut-turut 32.07 dan 32.02. Sedangkan untuk hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa pada ekstrak etanol dan etil asetat daun kawis pada tiga kelompok umur mengandung alkaloid, triterpenoid dan kumarin. Kata kunci: antioksidan, skrining fitokimia, Feronia limonia (L.) Swingle, etanol, etil asetat, umur daun

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QK Botany
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
    Depositing User: Tri Wahyu Prasetyo
    Date Deposited: 16 Apr 2014 22:20
    Last Modified: 16 Apr 2014 22:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11562

    Actions (login required)

    View Item