Mitologi dan Ecoliteracy (Pendidikan Ekologis Berbasis Mitos Masyarakat di Daerah Rawan Bencana di Tawangmangu, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah)

Herimanto , (2014) Mitologi dan Ecoliteracy (Pendidikan Ekologis Berbasis Mitos Masyarakat di Daerah Rawan Bencana di Tawangmangu, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah). .

[img] Microsoft Word - Published Version
Download (27Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi sosial mitologi dan ecoliterasi pada masyarakat dalam menjaga keseimbangan alam melalui identifikasi sejarah, bentuk, makna dan penjaga mitos ekologis dalam menjaga harmonisasi antara lingkungan alam, manusia dan budayanya. Pendekatan penelitian ini menggunakan semiotik yaitu metode analisis tanda. Mitos diartikan sebagai tanda-tanda yang memiliki makna dan mempengaruhi kehidupan manusia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui indepth interview, foklor dan penelusuran pustaka. Untuk analisis data menggunakan dua pendekatan yaitu analisis Strukturalis Levi’s Straus dan Mitologi Roland Barthes. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan 4 hal. Pertama, struktur ekologis Pancot sebagai salah satu wilayah Jawa (Jawa Tengah) yang kondisi alamnya sangat potensial dan mempesona. Kedua, struktur kekuasaan yang sangat memperhatikan nilai-nilai humanitas. Dalam mitos yang ada menyebutkan bahwa tipikal pemimpin Pancot termasuk pemimpin yang berani mengambil resiko untuk menyelesaikan persoalan masyarakat meski mereka harus berhadapan dengan kematian. Ketiga, struktur sosial dalam konteks masyarakat Pancot yang gigih dan bekerja keras dalam urusan keseimbangan dan kelestarian nilai-nilai ekologis. Tradisi bersih desa dan menyiram air Badheg ke watu gilang merupakan simbol usaha yang serius mereka dalam meneruskan warisan leluhur yang dulunya sangat peduli pada keselarasan dan keseimbangan kosmos (manusia, alam, dan tuhan). Keempat, sistem pengetahuan yang muncul dari kehidupan masa lampau kemudian menjadi kekuatan budaya yang termanifestasikan melalui kisah-kisah para leluhur Pancot yang kemudian menjadi bekal generasi selanjutnya. Warisan leluhur ini mengandung pesan ekologis yang dapat menjamin kehidupan dan kesejahteraan masa depan masyarakat sekitar Pancot. Kata Kunci: Pendidikan ekologis, Mitos ekologis, Daerah Rawan Bencana, Pelestarian Lingkungan Alam.

    Item Type: Article
    Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Divisions: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat - LPPM
    Depositing User: Miftahful Purnanda
    Date Deposited: 16 Apr 2014 17:31
    Last Modified: 17 Mar 2017 11:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11480

    Actions (login required)

    View Item