PERIJINAN HO (HINDER ORDINANTIE) SEBAGAI KONTROL PEMBANGUNAN DI SEKTOR EKONOMI KOTAMADYA SURAKARTA TAHUN 2011-2012

Putri, Alvin Meidiana Galang Agus (2014) PERIJINAN HO (HINDER ORDINANTIE) SEBAGAI KONTROL PEMBANGUNAN DI SEKTOR EKONOMI KOTAMADYA SURAKARTA TAHUN 2011-2012. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (243Kb) | Preview

    Abstract

    Retribusi Izin Gangguan/Keramaian (HO) merupakan salah satu jenis retribusi perijinan tertentu yang memeliki potensi yang cukup tinggi untuk ditingkatkan penerimaannya. Tetapi pada kenyataannya, banyak Wajib Retribusi yang tidak mau melakukan pendaftaran ulang, dalam hal ini perijinan HO sangat penting yakni untuk mengendalikan gangguan pada kegiatan usaha yang berdampak pada lingkungan disekitarnya. Adapun permasalahan yang diangkat adalah (1) Seberapa besar perkembangan retribusi ijin gangguan (HO) terhadap Pendapatan Asli Daerah. Tujuannya adalah mengetahui perkembangan retribusi ijin gangguan (HO) untuk tahun anggaran 2011-2012. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisa deskriptif yaitu dengan cara melakukan wawancara kepada pegawai Badan Lingkungan Hidup dan menganalisis realisasi penerimaan ijin gangguan (HO). Penulis mempunyai keterbatasan waktu penelitian karena hanya dilakukan selama 2 bulan. Hasil dari penelitian ini adalah wajib retribusi hanya membayarkan sekali retribusi ijin gangguan (HO) pada saat melaporkan usahanya, hal ini berdampak pada penurunan jumlah pemohon untuk melakukan pendaftaran ulang. Berdasarkan hasil wawancara dengan pegawai Badan Lingkungan Hidup, didapatkan kelebihan dari perijinan HO sebagai penengah antara pengusaha dan masyarakat di sekitar lingkungan usaha. Sedangkan kelemahan dari perijinan HO adalah dalam hal penyelenggaraan izin gangguan (HO) di Kota Surakarta tidak sesuai lagi dengan perkembangan peraturan perundang-undangan dan tuntutan mayarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dilihat dari realisasi penerimaan retribusi ijin gangguan/keramaian (HO) untuk tahun anggaran 2011 sebesar Rp 718.352.394 dengan anggaran yang ditargetkan sebesar Rp 1.150.000.000 prosentase pencapaian targetnya hanya 62,47% sedangkan untuk tahun 2012 sebesar Rp 1.718.648.927 dari anggaran yang ditargetkan sebesar Rp 1.350.000.000 prosentase pencapaian targetnya sebesar 127,31%.Berdasarkan dengan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan penulis, maka saran yang dapat diberikan adalah dengan mengubah kebijakan lama yang kurang sesuai pada prateknya di lapangan, sehingga HO dapat lebih optimal didalam memberikan perlindungan bagi pengusaha, masyarakat maupun pemerintah. Key Word: HO (Hinder Ordinantie), Retribusi Daerah, Pendapatan Asli Daerah

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi > D3 - Akuntansi Perpajakan
    Depositing User: Mohammad Fatchurrohman
    Date Deposited: 16 Apr 2014 09:40
    Last Modified: 16 Apr 2014 09:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11401

    Actions (login required)

    View Item