PENYUSUNAN TES DIAGNOSTIK FISIKA MATERI LISTRIK DINAMIS

Nugraeni, Dita (2014) PENYUSUNAN TES DIAGNOSTIK FISIKA MATERI LISTRIK DINAMIS. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (267Kb) | Preview

    Abstract

    Dita Nugraeni. PENYUSUNAN TES DIAGNOSTIK FISIKA MATERI LISTRIK DIMANIS. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta. April 2013. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan menghasilkan instrumen tes diagnostik untuk mengungkap miskonsepsi siswa dalam materi Listrik Dinamis di Sekolah Menengah Atas kelas X semester genap. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan metode 4-D yang dikembangkan oleh S. Thiagarajan, Dorothy S. Semmel, dan Melvyn I. Semmel. Penelitian melibatkan ahli bidang studi Fisika dan siswa SMA Negeri Colomadu. Teknik pengumpulan data dengan teknik wawancara dan teknik tes. Analisis data yang digunakan adalah analisis butir tes pilihan ganda dengan alasan yang sudah ditentukan meliputi uji validitas, dan reliabilitas soal. Tahap dalam penelitian terdiri dari 1) tahap Define meliputi analisis kurikulum, analisis silabus, dan analisis kebutuhan, 2) tahap design meliputi penyusunan kisi-kisi dan instrumen tes yang terdiri dari 20 butir soal yang teruji validitasnya melalui kegiatan validasi, 3) tahap develop dilaksanakan dengan uji coba terbatas. Uji coba terbatas melibatkan 26 siswa dari Kelas XI ICT SMA Negeri Colomadu, 4) tahap disseminate. Diseminasi dilakukan pada 53 siswa. Berdasarkan analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa hasil penelitian ini antara lain: 1) butir soal tes diagnostik yang telah disusun sesuai dengan kompetensi dasar yang telah ditentukan. Terdapat sebaran soal pada setiap kompetensi dasar. Pada kompetensi dasar 5.1 yaitu memformulasikan besaran-besaran listrik rangkaian tertutup sederhana (satu loop) ada 15 item soal, kompetensi dasar 5.2 yaitu mengidentifikasi penerapan listrik AC dan DC dalam kehidupan sehari-hari ada 4 item soal, dan pada kompetensi dasar 5.3 yaitu menggunakan alat ukur listrik terdapat 1 item soal. Jumlah soal yang disusun sebanyak 20 butir. Instumen yang disusun bertujuan untuk mengukur ranah kognitif siswa antara C1 sampai C4. Adapun jumlah butir soal berdasarkan pengukuran ranah kognitif antara lain: memahami (C2) sebanyak 3 soal, menerapkan (C3) sebanyak 6 soal, dan menganalisis (C4) sebanyak 11 soal. 2) Tes diagnostik yang disusun mampu mengklasifikasikan tingkat pemahaman siswa. Tingkat pemahaman siswa dibedakan menjadi tiga yaitu memahami, miskonsepsi, dan tidak tahu konsep. Tingkat pemahaman siswa diungkap melalui pemahaman konsep materi (Listrik Dinamis). Siswa yang mengalami miskonsepsi terdapat pada konsep daya dengan jumlah persentase sebanyak 100%, sedangkan siswa yang memahami terdapat pada konsep arus listrik dengan jumlah persentase sebanyak 61%, dan siswa yang tidak tahu konsep terdapat pada konsep Hukum II Kirchoff dengan jumlah persentase 92%. Berdasarkan persentase pemahaman konsep tersebut dapat dikatakan bahwa instrumen soal telah memenuhi kriteria tes yang baik yaitu valid, relevan, spesifik, representatif, seimbang, sensitif, fair, dan efisien. Kata kunci: Tes diagnostik, miskonsepsi, Listrik Dinamis

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: Mohammad Fatchurrohman
    Date Deposited: 16 Apr 2014 08:32
    Last Modified: 16 Apr 2014 08:32
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11384

    Actions (login required)

    View Item