KAJIAN PROSES PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN ANAK DI BAWAH UMUR MENGACU PADA UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (PERKARA NOMOR POLISI: BP/125/XII/2008/RESKRIM) DI POLRES SUKOHARJO

Zelig, Shanahan Abdiellah (2014) KAJIAN PROSES PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN ANAK DI BAWAH UMUR MENGACU PADA UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (PERKARA NOMOR POLISI: BP/125/XII/2008/RESKRIM) DI POLRES SUKOHARJO. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (895Kb) | Preview

    Abstract

    SHANAHAN ABDIELLAH ZELIG. E0006285. 2013. KAJIAN PROSES PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN ANAK DI BAWAH UMUR MENGACU PADA UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (PERKARA NOMOR POLISI: BP/125/XII/2008/RESKRIM) DI POLRES SUKOHARJO. Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengkaji peranan polisi khususnya penyidik di dalam melaksanakan proses penyidikan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan anak dibawah umur mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, pada Berkas Perkara Nomor Polisi : BP/125/XII/2008/RESKRIM di Polres Sukoharjo; dan 2) mengkaji hambatan yang ditemui penyidik dalam melaksanakan proses penyidikan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan anak dibawah umur mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pada Berkas Perkara Nomor Polisi : BP/125/XII/2008/RESKRIM di Polres Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis sosiologis atau nondoktrinal yaitu melakukan pembahasan terhadap data dari sumber data primer. Sifat penelitian adalah sifat deskriptif. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kasus. Lokasi penelitian ini di Kepolisian Resor Sukoharjo. Data penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi lapangan, pengamatan atau observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) penyidikan perkara Nomor Polisi: BP/125/XII/2008/RESKRIM telah dilakukan sesuai KUHAP, mengacu pada ketentuan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan anak. 2) Beberapa hal yang merupakan hambatan dalam proses penyidikan yaitu: barang bukti sudah tidak lengkap karena telah dibuang oleh tersangka hal itu dilakukan agar terlepas dari tuduhan atas perbuatannya, oleh karena itu penyidik harus mencari hingga dapat ditemukan kembali; keluarga tersangka menghendaki penyelesaian secara kekeluargaan agar perkara tidak dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum; keluarga korban menghendaki proses hukum tetap dilanjutkan; pihak sekolah menghendaki agar tersangka bias dibina namun kenyataanya pihak korban tidak mau sepakat; belum terpenuhinya ruangan khusus atau sarana prasarana penunjang pemeriksaan tersangka anak; belum tersedianya ruang tahanan khusus tersangka anak; masih kurangnya skil perempuan (penyidik perempuan) pada unit Perlindungan Anak dan Wanita; faktor psikologi anak yang sering menimbulkan rasa takut, cemas bahkan tidak mau menjawab ketika dilakukan pemeriksaan; dan belum adanya kesadaran pihak tersangka anak untuk memakai bantuan hukum. Kata kunci : Penyidikan, penganiayaan, anak di bawah umur

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum
    Depositing User: Mohammad Fatchurrohman
    Date Deposited: 16 Apr 2014 07:36
    Last Modified: 16 Apr 2014 07:36
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11369

    Actions (login required)

    View Item