PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT MULTIGUNA BESERTA PENILAIAN KELAYAKAN KREDIT BERDASARKAN ANALISIS 5C PADA PT. BPR NGUTER SURAKARTA

Wulansari, Amalia Rahma (2014) PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT MULTIGUNA BESERTA PENILAIAN KELAYAKAN KREDIT BERDASARKAN ANALISIS 5C PADA PT. BPR NGUTER SURAKARTA. Other thesis, universitas sebelas maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (500Kb) | Preview

    Abstract

    Dalam melakukan kegiatan kredit, tentunya bank telah menetapkan prosedur yang jelas berkaitan dengan pemberian kredit. Sebelum kredit diberikan, untuk meyakinkan bank bahwa calon nasabah benar-benar dapat dipercaya, maka bank terlebih dahulu mengadakan analisis kredit. Salah satu analisis kredit yang bisa diterapkan mencakup Character, Capacity, Capital, Collateral dan Conditional of Economy atau biasa disebut dengan analisis 5C. Tujuan analisis ini adalah semata-mata agar bank yakin bahwa kredit yang diberikan benar-benar aman. Tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran umum mengenai prosedur penerimaan kredit multiguna pada PT. BPR Nguter Surakarta beserta analisis yang digunakan dalam menilai apakah calon nasabah yang bersangkutan layak atau tidak untuk mendapatkan kredit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan keadaan objektif pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak dan sebagaimana adanya pada PT. BPR Nguter Surakarta. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Sedangkan langkah pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara dengan karyawan PT. BPR Nguter Surakarta serta studi kepustakaan. Kesimpulan penelitian ini adalah prosedur pemberian kredit multiguna yang terapkan pada PT. BPR Nguter Surakarta terdiri dari empat tahap. Pada tahap pertama, calon nasabah diharapkan mengumpulkan berkas pengajuan kredit. Selanjutnya pada tahap kedua dilakukan pengecekan kelengkapan berkas dan pengecekan SID untuk kemudian dilakukan analisis kelayakan kredit. Selanjutnya adalah keputusan kredit dan tahap yang terakhir ialah penandatanganan akad kredit serta pencairan kredit. Analisis kelayakan kredit dengan prinsip 5C diperoleh melalui wawancara dan on the spot. Saran yang dapat diberikan ialah agar PT. BPR Nguter Surakarta menerapkan prinsip kehati-hatian, profesionalisme dan pelayanan prima secara sungguh-sungguh dan continue. Serta menjalin kerjasama dengan pihak atau badan usaha yang relevan dengan produk jasa kredit multiguna.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi > D3 - Keuangan Perbankan
    Depositing User: Mohammad Fatchurrohman
    Date Deposited: 16 Apr 2014 05:05
    Last Modified: 16 Apr 2014 05:05
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11320

    Actions (login required)

    View Item