PENGARUH METODE PEMBELAJARAN SQ3R TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF SISWA KELAS IV SD NEGERI SE-KECAMATAN COLOMADU TAHUN 2013

Sari, Ika Purnama (2014) PENGARUH METODE PEMBELAJARAN SQ3R TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF SISWA KELAS IV SD NEGERI SE-KECAMATAN COLOMADU TAHUN 2013. Other thesis, universitas sebelas maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (549Kb) | Preview

    Abstract

    Ika Purnama Sari. PENGARUH METODE PEMBELAJARAN SQ3R TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF SISWA KELAS IV SD NEGERI SE-KECAMATAN COLOMADU TAHUN 2013. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada-tidaknya perbedaan kemampuan membaca intensif siswa kelas IV SD Negeri Se-Kecamatan Colomadu tahun 2013 antara yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran SQ3R dan metode pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis eksperimen dengan menggunakan eksperimen semu (quasi experimental design). Desain penelitian yang digunakan adalah control group pretest-posttest. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Se-Kecamatan Colomadu tahun 2013 yang tersebar dalam 23 sekolah. Sampel pada penelitian ini berjumlah 81 siswa, yaitu 35 siswa sebagai kelompok eksperimen yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran SQ3R dan 46 siswa sebagai kelompok kontrol yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran langsung. Sampel tersebut diambil dengan menggunakan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Peneliti menggunakan tes untuk mengumpulkan data. Tes digunakan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca siswa setelah diajar dengan menggunakan metode pembelajaran SQ3R dan metode pembelajaran langsung. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji prasyarat analisis data dan uji hipotesis. Uji prasyarat ini meliputi uji normalitas menggunakan uji Lilliefors, uji homogenitas menggunakan uji Bartlett, dan uji keseimbangan menggunakan uji-t atau t-test. Uji hipotesis menggunakan uji-t atau t-test. Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh hasil bahwa thitung ttabel 1,9905), sehingga H0 ditolak. Hal ini berarti bahwa ada perbedaan kemampuan membaca intensif antara siswa yang diajar dengan metode pembelajaran SQ3R dan siswa yang diajar dengan metode pembelajaran langsung. Simpulan dari penelitian ini adalah kemampuan membaca intensif siswa kelas IV yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran SQ3R lebih baik dibandingkan dengan kemampuan membaca intensif siswa yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran langsung. Kata kunci : kemampuan membaca intensif, metode pembelajaran SQ3R, metode pembelajaran langsung

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Depositing User: Mohammad Fatchurrohman
    Date Deposited: 16 Apr 2014 05:02
    Last Modified: 16 Apr 2014 05:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11314

    Actions (login required)

    View Item