PENGARUH PERLAKUAN PENDAHULUAN (SEGAR, FERMENTASI PADAT DAN FERMENTASI CAIR) TERHADAP RENDEMEN DAN KARAKTERISTIK MUTU MINYAK ATSIRI DAUN KAYU MANIS (Cinnamon leaf oil)

Khasanah, Lia Umi and Utami, Rohula and Anandhito, Baskara Katri and Nugrahaeni, Arsella Erstya (2014) PENGARUH PERLAKUAN PENDAHULUAN (SEGAR, FERMENTASI PADAT DAN FERMENTASI CAIR) TERHADAP RENDEMEN DAN KARAKTERISTIK MUTU MINYAK ATSIRI DAUN KAYU MANIS (Cinnamon leaf oil). . pp. 1-14.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (251Kb) | Preview

    Abstract

    This research aimed to investigate the effect of pretreatment (fresh, solid fermentation and submerge fermentation) on yield and quality of cinnamon leaf oil and to explore the active compounds of the chosen cinnamon leaf oil. Fermentation time affected the yield but did not affect the quality of cinnamon leaf oil. The best fermentation time was 4 days fermentation due to the highest yield. Solid fermentation revealed the highest cinnamon leaf oil yield among pretreatment samples. The active compounds of the chosen cinnamon leaf oil were L-linalool (27.73%); 1,8 cineole (17.71%); Cinnamyl Acetate (15.77%), -Pinene (11.14%), -Pinene (10.43%), Benzyl benzoate (2.79%) and Cinnamaldehyde (2.78%). Keywords: essential oil, cinnamon leaf, fermentation Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan pendahuluan (segar, fermentasi padat, fermentasi cair) dan waktu fermentasi terhadap rendemen dan karakteristik mutu minyak atsiri daun kayu manis meliputi berat jenis, indeks bias dan kelarutan dalam etanol 70%, dan mengetahui kandungan serta kadar senyawa aktif yang terdapat pada minyak atsiri daun kayu manis terpilih. Lama waktu fermentasi berpengaruh terhadap rendemen tetapi tidak berpengaruh terhadap karakteristik mutu minyak atsiri daun kayu manis seperti berat jenis, indeks bias, dan kelarutan dalam etanol 70%. Waktu fermentasi yang terbaik dalam fermentasi padat maupun cair adalah pada hari ke-4. Fermentasi padat hari ke-4 merupakan perlakuan yang terbaik karena menghasilkan rendemen tertinggi dibandingkan perlakuan pendahuluan lain. Kandungan senyawa aktif yang terdapat pada minyak atsiri daun kayu manis fermentasi padat hari ke-4 antara lain L-linalool (27,73%), 1,8 Sineol (17,71%), Sinamil Asetat (15,77%), β-Pinena (11,14%), α-Pinena (10,43%), Benzil benzoat (2,79%) dan Sinamaldehida (2,78%). Kata kunci : minyak atsiri, daun kayu manis, fermentasi

    Item Type: Article
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > D3 - Teknologi Hasil Pertanian
    Depositing User: Arissa Aprilia Nurcahyani
    Date Deposited: 15 Apr 2014 17:52
    Last Modified: 17 Mar 2017 11:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/11190

    Actions (login required)

    View Item