PENGGUNAAN ‘HEDGE’ DALAM EDITORIAL SURAT KABAR: ANALISIS BENTUK DAN MAKNA SERTA INTERPRETASI PERSPEKTIF KEWARTAWANAN

Wibowo, Agus Hari (2011) PENGGUNAAN ‘HEDGE’ DALAM EDITORIAL SURAT KABAR: ANALISIS BENTUK DAN MAKNA SERTA INTERPRETASI PERSPEKTIF KEWARTAWANAN. PhD thesis, Universiti Utara Malaysia.

[img] Microsoft Word - Published Version
Download (14Kb)

    Abstract

    Penelitian ini adalah penelitian tentang ‘hedge’: ungkapan samar untuk berlindung yang diwujudkan dalam pelbagai bentuk kebahasaan. ‘Hedge’ di dalam editorial merupakan sebuah fenomena yang menarik untuk dikaji sebagai sebuah kasus penelitian. Penelitian ini dilakukan di Indonesia dengan mengambil editorial edisi bulan Januari sehingga Desember 2007 surat kabar Suara Merdeka, sebuah surat kabar regional yang utama di kawasan Jawa Tengah, dan surat kabar Solopos, sebuah surat kabar lokal yang utama di kota Surakarta dan sekitarnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk melihat apa, bagaimana, dan mengapa ‘hedge’ digunakan di dalam editorial surat kabar Suara Merdeka dan surat kabar Solopos. Secara lebih terperinci tujuan penelitian ialah untuk mengidentifikasi bentuk ‘hedge’ di dalam editorial; meneliti makna ‘hedge’; dan mengekplorasi perspektif ‘stakeholder’ terhadap penggunaan ‘hedge’. Penelitian ini ialah kajian kasus di dalam kerangka kualitatif. Penelitian diawali dengan melihat data editorial, mendeskripsikan secara kebahasaan, meneliti makna dalam kalimat serta konteks dan mengekplorasi perspektif pihak ‘stakeholder’. Dari kajian tersebut kemudian ditriangulasi untuk melihat tema-tema yang ada. Hasil analisis menunjukkan bahwa ‘hedge’ digunakan untuk menyamarkan jumlah; menyamarkan pelaku; menyembunyikan pelaku; menyatakan kemungkinan; mengurangi ketepatan; melibatkan pembaca; dan memberikan penekanan dan menyiratkan makna. Berdasarkan analisis bentuk kebahasaaan, ‘hedge’ diwujudkan dalam kata bilangan; frasa nomina; pronomina; verba aktif; verba pasif dan frasa verbal pasif; adjektiva dan frasa adjektival; modalitas epistemik; adverbia dan frasa adverbial; klausa; klausa keterangan syarat dan pengandaian; dan tanda petikan. Berdasarkan penggabungan antara bentuk, makna dengan perspektif pihak ‘stakeholder’, tema ‘hedge’ ialah strategi berlindung dan mengelakkan diri; ketidakpastian isi pesan; kode etik jurnalistik dan peraturan hukum; dan kesantunan. Secara pragmatik, ‘hedge’ juga berkait dengan kesantunan, iaitu penyampaian pesan secara tidak langsung dan tidak memaksakan pendapat pengarang kepada pembaca.

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Depositing User: Users 860 not found.
    Date Deposited: 09 Jul 2013 00:09
    Last Modified: 09 Jul 2013 00:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/1105

    Actions (login required)

    View Item